Dari 29 Emiten, Tim juri menilai kembali untuk memilih Best of The Best akhirnya diputuskan sebanyak 3 emiten memperoleh penghargaan Best of The Best Awards CSA 2022. Yaitu
1. Penghargaan : Best of The Best Big Capitalization, diraih PT Telekomunikasi Indonesta Tbk (TLKM). Emiten Kategori Kapitalisasi Saham Besar Terbaik.
2. Penghargaan : Best of The Best Non Big Capitalization, diraih PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). Emiten Kategori Kapitalisasi Saham Non Besar Terbaik.
3. Penghargaan ; Best of The Best Analyst's Favourite, diraih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Saham Emiten Terpavorit pilihan Analis
Selain kategori itu, Tim juri juga memberikan dua penghargaan CSA Awards yang didasarkan pada aspek innovation business. Yaitu
1. Penghargaan The Best of Innovation Telecommunication Infrastructure diraih PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL). Emiten memiliki inovasi terbaik bidang Infrastruktur Telekomunias (InfraTelco)
2. Penghargaan The Best Performance of Mortgage diraih PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Emiten memiliki inovasi terbaik bidang pembiayaan perumahan (Mortgage)
CSA Riset Competition
Selain penghargaan untuk emiten, Panitia CSA Awards juga memberikan hadiah dan piala kepada 10 pemenang lomba riset kompetisi CSA (CSA Riset Competition).Kompetisi riset dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori mahasiswa/dosen dan kategori umum.
Baca Juga: Duet Bareng Anggun C Sasmi, Farel Prayoga Dapat Pujian dari Erick Thohir
Kategori mahasiswa/dosen harus dalam bentuk tim terdiri dari 2 sampai dengan 3 orang, sedangkan umum bebas. Peserta diwajibkan membuat riset mengenai perusahaan emitan yang telah ditentukan tim juri dan mereka memilih emiten mana sesuai keinginan mereka. Peserta wajib mempresentasikannya dihadapan Tim Juri dan wajib membuat materi dalam bentuk video pendek.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta lomba yang memenangkan riset ini akan mendapat hadiah berupa uang dan juga gratis mengikuti pelatihan analisa saham melalui CSA Institut. Adapun pemenang kategori mahasiswa/dosen dimenangkan dari Universitas Padjdjaran, Universitas Diponegoro dan Universitas Muhamadiyyah Yogyakarta. Sementara pemenang kategori umum dimenangkan dari Dana Investasi Bersama & BP Jamsostek, Komunitasb Ayah Investasi dan Investor Indonesia (Terlampir).
"Melihat antuisias mahasiswa begitu besar untuk mengikuti kompetisi riset dan hasil dari karya riset yang sangat bagus, Haryajid yakin bahwa mahasiswa saat ini sudah melek investasi saham,” tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup