Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengapresiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara yang konsisten membantu pemerintah melakukan pendampingan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) agar tepat sasaran.
Ganjar menjelaskan, kawan-kawan BEM Nusantara membantu penyaluran bantuan tersebut dengan pendataan. Menurut Ganjar, BEM Nusantara bisa melakukan itu dengan sangat baik.
"Dia (mahasiswa BEM Nusantara) mau mengawal kenaikan BBM dengan pendataan tadi, 'maaf Pak bantuannya tidak merata', kawan-kawan mahasiswa bisa," kata Ganjar usai menjadi narasumber seminar 'Menjaga Keutuhan NKRI dan Merawat Keberagaman Bangsa Dengan Semangat Sumpah Pemuda' di UIN Raden Mas Said, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut kawan-kawan BEM Mahasiswa memiliki intelektualitas yang bagus. Ganjar mengatakan, mereka mampu membantu masyarakat yang membutuhkan, mendapat haknya dalam BLT.
"Empowering untuk mendorong agar mereka yang memang membutuhkan bisa didampingi," tutur Ganjar.
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengaku senang karena mendengar optimisme mahasiswa dalam menjaga kesatuan dan merawat perbedaan. Ganjar juga senang karena mahasiswa dari seluruh Indonesia datang ke satu tempat untuk membicarakan hal tersebut.
"Ini luar biasa, apresiasinya luar biasa. Seluruh Indonesia kumpul semua di sini, menurut saya dahsyat lah. Keinginan memperingati sumpah pemuda, merawat kebangsaan, oh saya pasti datang," katanya.
Sementara itu, Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Supardi mengatakan, pihaknya akan terus membantu pemerintah agar penyaluran BLT BBM bersubsidi tepat sasaran. Sebagai penyambung lidah rakyat dan pemerintah, kata Ardi, BEM Nusantara berusaha memastikan BLT tersebut juga tepat penerimanya.
"Bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah, baik BLT maupun bantuan-bantuan yang lain, kami BEM Nusantara siap mengawal agar supaya bantuan-bantuan tersebut tepat sasaran dan tepat guna," kata Ardi.
Sebagai informasi, BLT BBM tahap satu sudah dicairkan pada September 2022 ke seluruh Indonesia. Sementara, BLT BBM tahap dua akan mulai dicairkan pada November 2022 mendatang.
Berita Terkait
-
Hasil Survei Terbaru Sangat Kuat, Alasan Bima Arya Jodohkan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil di Pilpres 2024
-
Bima Arya hingga Zulhas Ingin Usung Ganjar-Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Airlangga Hartarto Bereaksi: Itu Katanya PAN!
-
PAN Jodohkan Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil, Mardiono PPP: Akan Dipertimbangkan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Outlook Stabil, AM Best Soroti Kinerja dan Permodalan Kuat
-
Dasco Hadang Impor 105 Ribu Mobil India, Pengamat: Selamatkan Buruh Otomotif dari PHK
-
Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah