Suara.com - Gojek bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas), dan Kementerian PUPR berkolaborasi untuk sediakan rumah layak huni bagi para mitra driver Gojek di kawasan Solo Raya dengan program KPR subsidi.
Perusahaan yang menjadi bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) itu sudah menyerahkan surat akad jual-beli rumah untuk belasan mitra driver mereka pada Selasa (8/11/2022).
Program ini memberikan kemudahan akses pemilikan rumah bagi mitra driver, di antaranya nilai uang muka khusus Rp2 juta dan cicilan pembelian rumah mulai dari Rp885.000 - Rp1,3 juta per bulan, dan rumah yang tersedia adalah hunian tipe 27/60 seharga Rp140 juta dengan bantuan subsidi keuangan Rp40 juta.
Disampaikan oleh Head of Indonesia Regions Gojek Gede Manggala, Gojek berkomitmen mendorong peningkatan taraf hidup mitra driver dan keluarga di luar pendapatan pokok, yang dilakukan secara konsisten melalui program swadaya yang terdiri dari tiga pilar utama.
Tiga pilar utama ini di antaranya, meringankan biaya operasional mitra sehari-hari, melindungi mitra driver dan keluarga dengan program asuransi langsung maupun pilihan, dan merencanakan kehidupan mitra driver dengan lebih baik melalui berbagai pelatihan dan keterbukaan akses terhadap layanan institusi keuangan.
“Dukungan Gojek melalui program KPR ini merupakan salah satu program dari pilar merencanakan yang bertujuan membantu mitra driver mewujudkan mimpi untuk memiliki rumah melalui program KPR bersubsidi.” kata Gede.
Bank BTN bertindak sebagai institusi penyedia KPR dan Perumnas sebagai pengembang rumah, di mana pada tahap awal, belasan mitra driver Gojek di kawasan Solo Raya telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Bank BTN, Perumnas, dan KemenPUPR untuk mendapat manfaat dari program KPR ini.
Dalam kesempatan sama, Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin menyampaikan latar belakang kerja sama dengan Gojek adalah untuk memperluas fasilitas pembiayaan perumahan kepada masyarakat dari sektor informal.
“Hal ini tentu saja sejalan dengan program pemerintah untuk membantu masyarakat dari berbagai sektor memiliki rumah melalui berbagai program yang telah dijalankan salah satunya BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan),” kata Jasmin.
Baca Juga: Viral History Pesanan Gojek Capai Ratusan Juta, Warganet: Bisa Beli Mobil
Sementara itu, Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro menjelaskan perumahan Samesta Jeruksawit Permai Karanganyar merupakan pilot project dari program kerja sama ini karena keunggulan lokasinya yang strategis di Jawa Tengah, dan dekat dengan Tol Gondangrejo, Kota Solo.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan RI Herry Trisaputra Zuna menyampaikan kolaborasi antara Gojek, BTN, Perumnas dan Kementerian PUPR merupakan aksi nyata untuk mendorong kepemilikan rumah layak huni dan terjangkau bagi pekerja sektor informal.
Berita Terkait
-
BTN Bidik Potensi KPR Subsidi 200 Ribu Mitra Gojek
-
Grab dan Gojek Disebut Potong Komisi Tak Sesuai Aturan, DPR: Dinikmati Aplikator, Rugikan Driver Ojol
-
Cara Cek Riwayat Transaksi di Gojek
-
Lagi Viral di TikTok, Begini Cara Cek Pengeluaran GoPay Setahun Terakhir
-
Viral History Pesanan Gojek Capai Ratusan Juta, Warganet: Bisa Beli Mobil
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak