Suara.com - Elon Musk mengatakan bahwa prospek ekonomi Indonesia ke depan sangatlah cerah, bahkan menjadi salah satu negara yang sangat menarik dari sisi investasi.
Menurut dia populasi penduduk yang cukup besar menjadi salah satu alasan dirinya menyebut Indonesia memiliki masa depan yang sangat cerah sebagai negara maju.
"Indonesia punya masa depan yang menarik dan cerah. Berkat besarnya energi anak muda dan populasinya," kata Elon Musk dalam acara B20 Summit Indonesia 2022 yang dikutip dari akun Youtube B20 Summit Indonesia 2022, Senin (14/11/2022).
Elon Musk menambahkan kombinasi jumlah penduduk yang besar, sekaligus memiliki sumber daya alam yang melimpah jadi modal yang cukup kuat bagi Indonesia untuk menunjukkan taring ekonominya di kancah global.
“Saya rasa dengan kombinasi energi anak muda, populasi besar, sumber daya melimpah, masa depan untuk Indonesia sangat menarik. Saya akan bullish untuk Indonesia. Jadi ya, masa depan Indonesia sangat menarik dan cerah," katanya.
Asal tahu saja Elon Musk hadir dalam pertemuan Business Leaders Summit (B20) di Bali dalam rangkaian perhelatan G20. Menariknya, Musk yang hadir secara virtual itu tampak mengenakan batik berwarna hijau.
Elon Musk hadir dengan mengenakan batik Sulawesi Tengah. Hal ini langsung menarik perhatian tamu dan pembicara lain yang hadir dalam acara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi