Suara.com - Roket yang menyerang desa Przewodow, Polandia timur, yang sebelumnya diduga berasal dari Rusia ternyata berasal dari Ukraina.
Hal ini berdasarkan informasi yang didapat oleh Associated Press dari sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) yang mengungkap penyelidikan awal bahwa roket itu ditembakkan oleh pasukan Rusia. Roket itu diduga digunakan sebagai penghalau rudal Rusia.
AP juga menambahkan, tiga pejabat yang dirahasiakan identitasnya tersebut menyampaikan hal ini secara tertututp lantaran tidak memiliki wewenang membahas hal ini.
Belum ada tanggapan baik dari Ukraina, NATO maupun AS terkait laporan ini. Namun, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, serangan tersebut semakin menunjukkan eskalasi perang di Ukrain
Sedikitnya dua orang tewas dalam dugaan serangan rudal tersebut. Kementerian Luar Negeri Polandia pada Rabu pagi menyebutkan rudal tersebut buatan Rusia.
Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau kemudian memanggil duta besar Rusia ke Kemenlu untuk meminta penjelasan secara rinci segera.
Ledakan itu terjadi 500-600 meter dari sekolah dasar. Sementara, area di dekat lokasi ledakan ditutup.
Berita Terkait
-
Jokowi Sebut Joe Biden Bilang Rudal yang Hantam Polandia Berasal Dari Rusia
-
Tunjukkan Sikap Soal Rudal, Jokowi: Saya Menyayangkan Insiden di Polandia
-
Jokowi : Perang Ukraina Jadi Bahasan Paling Alot di Bali Leaders Declaration
-
Agenda Jokowi Tertunda, 5 Fakta Rapat Dadakan Biden Buntut Rudal Hantam Polandia
-
KBRI Warsawa Imbau WNI di Polandia Waspada Usai Ledakan Rudal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?