Suara.com - Raffi Ahmad tengah jadi sorotan usai beberapa akun di media sosial menuduh entertainer tersebut sebagai sosok di balik acara yang diduga digagas oleh relawan Jokow Widodo atau relawan Jokowi.
Hal ini ditunjukkan oleh salah seorang warganet yang mengunggah video pengakuan Raffi Ahmad saat berada di Gelora Bung Karno atau GBK.
"Alhamdulillah 150 ribu orang datang. RANS yang bikin, keren. Ini lebih dari piala dunia gaes," ucap Raffi Ahmad dalam video yang disebarkan ke berbagai media sosial tersebut, dikutip Suara.com pada Senin (28/11/2022).
Potongan video yang diunggah akun Twitter @/RagilSemar itu lantas ramai diperbincangkan di Twitter hingga menjadi salah satu trending topic dengan cuitan ribuan sejak Senin siang.
"Siapa panitia acara di GBK kemarin? Ini dia... Aseli pengakuan sendiri," tulis pengunggah.
Unggahan tersebut lantas ramai dikomentari warganet. Tidak sedikit yang mengkritisi sikap Raffi Ahmad karena dianggap mendukung penggunaan GBK yang tidak seharusnya.
"Menurut saya acara ini kurang tepat waktu & situasi kondisi, dibalik soal ijin peruntukkannya stadion juga tujuannya kurang elok dilakukan oleh seorang negarawan sekelas pak jokowi, mending kunjungi daerah-daerah bencana jadi empati simpati lebih ikhlas rakyatnya," tulis salah seorang warganet.
"Maaf sebelumnya kawan, mungkin diapun tak mau. Karena ada permintaan dan power disitu maka jadilah dia. Tak di fungkiri di setiap acara selalu ada oknum nyerahin permohonan donasi, apalagi dia sultan, gk bakalan di lupain kalo masalah duit," tulis netizen dengan nama akun Dino.
"Ngefans sama anaknya, tapi kok gini ya. Hilang respect," tulis lainnya.
Baca Juga: Keluarga Jokowi Tak Sematkan Gelar Pendidikan di Undangan Kaesang Pangarep, Beda Dengan Calon Besan
Sejumlah netizen juga mempertanyakan panitia pengelola GBK terkait kesiapan jelang Piala Dunia U-20 pada tahun 2023 nanti.
Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah video Raffi Ahmad tersebut berada di dalam agenda GBK yang turut dihadiri Jokowi beberapa saat lalu.
Berita Terkait
-
Sesalkan Jokowi Sibuk Kumpulkan Massa Relawan, Refly Harun: Untuk Apa?
-
Seperti Rapat Jokowi dengan Polisi, Heru Budi Larang Pejabat DKI Bawa Ponsel Saat Rapim
-
Presiden Jokowi Sebut Dua Nama yang Diinginkan Untuk Cawapres 2024, Erick Thohir Salah Satunya
-
Acara Relawan Jokowi Diizinkan Pakai GBK, Begini Penjelasan Menpora Zainudin Amali
-
Keluarga Jokowi Tak Sematkan Gelar Pendidikan di Undangan Kaesang Pangarep, Beda Dengan Calon Besan
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
-
Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB
-
Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita
-
DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI