Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan ini ditutup melorot ke zona merah ke level 7.017.
Mengutip data RTI, Senin (28/11/2022) IHSG ditutup melemah 35,7 basis poin atau terdepresiasi sebesar 0,51 persen ke level 7.015.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.011 hingga bergerak ke batas atas pada level 7.083 setelah dibuka pada level 7.053 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang hari ini sebanyak 21,6 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp12,3 triliun dan volume perdagangan mencapai 1,2 juta kali.
Sebanyak 196 saham berhasil menguat, sementara 327 saham bergerak melemah dan 183 saham mengalami stagnasi atau tidak mengalami perubahan harga.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham SINI naik 140 point atau menguat 24,77 persen ke level 705. PGUN menguat 24,52 persen atau naik 130 point ke level 660.
Selanjutnya saham AGAR menguat 18,24 persen atau bertambah 54 point ke level 350. GULA menguat 16,51 persen atau naik 36 point ke level 254. FITT yang naik 52 point atau menguat 15,38 persen ke level 390.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham SGER 60 point atau melemah 6,93 persen ke level 805. TMPO melemah 6,87 persen atau koreksi 11 point ke level 149.
Selanjutnya saham WIRG terkoreksi 13 point atau melemah 6,84 persen ke level 177. PNLF turun 35 point atau melemah 6,79 persen ke level 480. INDX melemah 24 point atau turun 6,74 persen ke level 332.
Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan, Coba Trading di 7 Saham Rekomendasi Ini
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,50 persen ke level 996,759. Sedangkan, JII turun 0,85 persen ke level 603,816.
Berita Terkait
-
IHSG Diprediksi Melemah Awal Pekan Ini, Ekonomi Jerman Hingga China Jadi Penyebab
-
IHSG Awal Pekan Ini Dibuka Melorot ke Level 7.047, Cek 7 Saham Rekomendasi Ini
-
Akhir Pekan IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.053, Ini Saham-saham yang Bikin 'Boncos'
-
Apple Tidak Berniat Beli Manchester United
-
IHSG Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan, Coba Trading di 7 Saham Rekomendasi Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun