Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini ditutup melemah ke level 7.019. Terpantau indeks betah dalam zona pelamahan sepanjang perdagangan hari ini.
Berdasarkan data yang dibagikan RTI, Jumat (2/12/2022) IHSG ditutup turun tipis 1,1 basis poin atau melemah 0,02 persen ke level 7.019.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 6.967 hingga batas atas pada level 7.021 setelah dibuka pada level 7.020 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang hari ini, sebanyak 49 miliar saham ditransaksikan dengan volume perdagangan mencapai 1 juta kali, adapun nilai transaksi mencapai Rp16,1 triliun.
Sebanyak 213 saham berhasil menguat, sementara 330 saham bergerak melemah dan 169 saham tidak mengalami perubahan harga.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain MTPS naik 17 point atau menguat 34,00 persen ke level 67. AYLS menguat 29,85 persen atau naik 20 point ke level 87.
Selanjutnya saham BYAN menguat 19,84 persen atau bertambah 1.875 point ke level 11.325. IFSH menguat 18,59 persen atau naik 185 point ke level 1.180. SNLK yang naik 135 point atau menguat 14,21 persen ke level 1.085.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham MPPA turun 13 point atau melemah 6,98 persen ke level 173. BSBK melemah 6,96 persen atau koreksi 22 point ke level 294.
Selanjutnya saham RAFI terkoreksi 12 point atau melemah 6,93 persen ke level 161. KEEN turun 50 point atau melemah 6,89 persen ke level 675. TRIS melemah 16 point atau turun 6,89 persen ke level 216.
Baca Juga: Merah Lagi Gegara 308 Saham, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.020
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,64 persen ke level 989,594. Sedangkan, JII turun 0,12 persen ke level 607,660.
Selanjutnya, IDX30 ditutup melemah 0,66 persen ke level 517,634. Sementara IDX80 tercatat turun 0,57 persen ke level 138,826.
Berita Terkait
-
Hanya Saham-saham Kinerja Top yang Boleh Masuk Papan Ekonomi Baru BEI
-
Saham GOTO ARB Berjilid-jilid, IHSG Kena Getahnya
-
Saham GOTO Sudah Anjlok 63,6 Persen Dalam 15 Hari Terakhir
-
Resesi Mengancam, Emiten Buah dan Sayuran Optimis Raih Pendapatan 40% Tahun Ini
-
Merah Lagi Gegara 308 Saham, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.020
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun