Suara.com - Kurs rupiah hari ini menguat di tengah kabar ledakan dugaan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung. Terpantau, berdasarkan data RTI, rupiah beranjak di level Rp 15.543.
Hingga saat ini, rupiah berkisar di angka Rp 15.528-15.624. Saat ini rupiah terpantau menguat 83 poin atau 0,53% di level Rp 15.541.
Peristiwa ledakan yang diduga bom bunuh diru di Polsek Astana Anyar diketahui tidak memberi dampak negatif pada tren nilai tukar rupiah pada Rabu (7/12/2022).
Sayangnya, secara akumulatif, dalam sepekan, kurs rupiah terhadap dolar AS melemah. Dalam satu minggu ini, penguatan hanya 1,2% saja.
Meski demikian, Rupiah memiliki tren yang cukup baik terhadap mata uang Asia lainnya seperti ringgit Malaysia, dolar Hong Kong, dan dolar Taiwan.
Selain terhadap Rupiah, Dolar As juga melemah terhadap dolar Hong Kong, dolar Taiwan, dan baht Thailand.
Diwartakan sebelumnya, Bom bunuh diri terjadi di Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, sekitar pukul 08.20 WIB. Sesaat kemudian, warga sekitar yang mendengar dentuman bom itu pun berhamburan ke luar bangunan.
Berita Terkait
-
Pasca Ledakan Bom di Polsek Astana Anyar, Dilaporkan Satu Orang Meninggal Dunia
-
Update Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar: 8 Anggota Terluka, 1 Warga Ikut Jadi Korban
-
Tim Gegana Sterilisasi Mapolsek Astanaanyar Bandung, Polisi Segera Rilis Indentitas Pelaku Bom Bunuh Diri
-
Pesan Misterius di Motor Pelaku Bom Polsek Astana Anyar, Protes KUHP?
-
Potongan Tubuh Berserakan, Ini 6 Fakta Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!