Suara.com - Bank DKI tanda tangani Nota Kesepahaman dengan RS Pelni dalam hal pemanfaatan jasa layanan perbankan dan fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya dalam perluasan serta optimalisasi layanan antar dua entitas yang berbeda.
Adapun penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini ditanda tangani oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi dan dr. Dewi Fankhuningdyah Fitriana selaku Direktur Utama PT RS Pelni di Jakarta.
Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menyampaikan, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Bank DKI siap mendukung berbagai transaksi pembayaran yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh karyawan dan Manajemen RS Pelni.
”Bank DKI akan menghadirkan kemudahan transaksi perbankan melalui penyediaan layanan Cash Management System, pembukaan rekening (Tabungan, Giro dan Deposito), pembiayaan kredit konsumer serta penempatan mesin ATM di Lingkungan RS yang dapat dimanfaatkan pengunjung maupun pasien,” ujar Babay.
Lebih lanjut, Babay Parid mengungkapkan bahwa penandatanganan ini menjadi momentum pembuka kerjasama yang baik antara Bank DKI dan RS Pelni yang telah menorehkan sejarah pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta selama lebih dari 100 tahun.
Selain optimalisasi layanan perbankan yang diberikan oleh Bank DKI, sebagai bentuk timbal balik bisnis, RS Pelni akan menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh karyawan Bank DKI, mulai dari pelayanan rawat inap, rawat jalan, telekonsultasi, hingga Medical Check Up (MCU) dan layanan emergensi.
Dalam upaya transformasi yang dilakukan Bank DKI, dibawah kepemimpinan Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, Bank DKI telah banyak mengalami kemajuan signifikan. Bank DKI mampu meraih berbagai penghargaan melalui kinerja positif Perseroan yang terus berlanjut, juga tanpa henti dalam menghadirkan inovasi produk dan layanan bagi para customer, mitra kerja, serta Pemangku Kepentingan.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengungkapkan, Bank DKI menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai langkah pembuka kerjasama antar dua lembaga.
”Dengan kerjasama ini tentunya menjadi awalan untuk kedepannya membuka sinergi dan kolaborasi yang lebih besar, dengan tujuan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujar Arie.
Baca Juga: Bank DKI Layani Pembayaran Gaji Karyawan Baru PAM Jaya
Selain menjajaki kerja sama dengan RS Pelni, Bank DKI sebelumnya telah aktif memperluas sinergi dan kolaborasi dengan BUMD Provinsi DKI Jakarta maupun entitas bisnis lainnya.
Terbaru, dalam rangka mewujudkan pertumbuhan dan kemajuan Kota Jakarta melalui dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI memfasilitasi pembukaan rekening dan pembayaran gaji karyawan baru PAM Jaya.
Kolaborasi juga dilakukan Bank DKI dengan menggandeng PT Rintis Sejahtera (Jaringan PRIMA) dalam menghadirkan layanan tarik tunai tanpa kartu (Cardless Cash Withdrawal).
Adanya kerjasama ini memberikan kemudahan bagi para nasabah Bank DKI yang kini dapat melakukan tarik tunai tanpa kartu di ribuan jaringan ATM Bank BNI dan ATM CIMB Niaga berlogo PRIMA dimanapun, di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
-
Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta