Suara.com - PT Astra Infra telah menyiapkan strategi agar arus kendaraan selama libur natal dan tahun baru (nataru) 2023 lancar. Salah satunya, menggunakan platform digital untuk memperlancar kendaraan di jalan tol saat libur nataru.
Group COO Astra Infra, Kris Ade Sudiyono menjelaskan, platform digital itu bisa menggambarkan suasana secara langsung di jalan tol yang dimiliki perseroan.
Saat ini terdapat 8 ruas jalan tol yang dioperasikan Astra Infra yaitu, Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, Pandaan-Malang, Jombang-Mojokerto, Semarangan-Solo, Ulujami-Kebon Jeruk, Kunciran-Serpong, Tangerang-Merak.
"Nanti saat nataru ada live report yang melaporkan situasi terkini di lapangan, dapat informasi terbaru dan terkini melalui layanan live report yang akan dilaporkan petugas dan melalui kamera yang dipasang di jalan tol. Kami akan publikasikan kamera dan bisa diakses langsung oleh masyarakat 24 jam," ujar Kris dalam konferensi pers virtual, Selasa (13/12/2022).
Selain itu, tutur dia, platform digital itu bisa langsung mengetahui dan menangani kejadian-kejadian seperti kecelakaan di ruas tol. Menurut Kris, petugas di lapangan akan dilengkapi oleh gadget yang terhubung langsung dengan pusat komando.
"Integrated manajemen sistem ini tengah dikembangkan, ini menjadi basis layanan kepada masyarakat. Kalau sekarang masih terintegrasi dengan petugas layanan, patroli, ambulance, PJE, nanti koneksi dengan aplikasi lain seperti E-TLE, sistem manajemen yang dimiliki Kemenhub dan PUPR, juga berintegrasi dengan device lain ," ucap dia.
Chief Astra Infra Solutions, Ega N Boga menambahkan, berdasarkan analisis perusahaan puncak arus kendaraan pada libur nataru diperkirakan pada H-3 yaitu tanggal 20.
"Kita melihat bahwa kecenderungannya, periode di hari natal dan tahun baru, meningkatnya trafik ini terjadi menjelang periode tersebut," imbuh dia.
Ega juga telah memperkirakan titik kemacetan yang terjadi saat libur nataru yang diantaranya, pada ruas Tol Tangerang-Merak titik kemacetan ada pada di Cikupa, Serang Timur, dan Merak. Kemudian, ruas Tol Cikopo-Palimanan yang mana pergerakan masif terjadi di rest area.
Baca Juga: Waduh, Bisnis Dangdut Academy Anjlok Gara-gara Lesti Kejora dan Dewi Perssik
"Selanjutnya, pada ruas tol Semarang-Solo akan terjadi kepadatan di keluar bawen dan rest area, ruas tol Jombang-Mojokerto akan padat di Simpang Mengkreng, dan terakhir ruas tol Pandaan-Malang akan terjadi kepadatan di keluar tol," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG