Suara.com - Kiprah PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Subholding Refinery & Petrochemical dalam mengelola keberlanjutan lingkungan kembali berbuah manis, berupa Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) tahun 2022.
Kali ini tiga Proper kategori Emas menjadi kado terbaik HUT ke-5 PT KPI serta menutup tahun 2022. Selain prestasi di unit operasi, Proper Emas juga diraih grup bisnis PT KPI yaitu PT Polytama Propindo.
Direktur Utama PT KPI, Taufik Aditiyawarman secara simbolis menerima penghargaan Proper Emas langsung dari Wapres RI, KH Ma’ruf Amin disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar di Istana Wapres, Jakarta.
Turut mewakili unit operasi, penghargaan juga diterima oleh Direktur Operasi, Bp Didik Bahagia serta Optimasi Feedstock & Produk, Sani Dinar Saifuddin.
Taufik dalam pernyataannya mengapresiasi kerja keras terutama unit kilang peraih Proper Emas yang telah menunjukkan dedikasi terbaik menjalankan program-program selaras dengan peta jalan Environment, Sustainability and Governance (ESG) dan penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s).
“Selamat dan penghargaan setinggi-tingginya atas pencapaian Proper Emas untuk unit operasi RU II Sungai Pakning, RU III Plaju, dan RU VII Kasim serta PT Polytama Propindo,” katanya.
Lanjut Taufik pencapaian ini harus menjadi pemicu dan pemacu semangat bagi seluruh unit kilang di Indonesia untuk menorehkan prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
“Penghargaan ini tentu bukan akhir tapi sebagai simbol dan penyemangat untuk berkarya lebih dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat dan lingkungan,” imbuhnya.
Diketahui bagi PT KPI Unit Sei Pakning, Proper Emas 2022 menjadi perolehan kelima kalinya secara bertuturut-turut dan yang kedua kalinya bagi PT KPI Unit Kasim.
“Bagi PT KPI Unit Plaju, ini sangat menggemberikan setelah pada tahun 2021 lalu mendapatkan predikat hijau,” ucap Taufik.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Pakai Kostum Sinterklas, Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru, Benarkah?
PT Kilang Pertamina Internasional sebagai Subholding Pertamina juga memberikan dukungan terhadap penerapan sepuluh prinsip dari United Nations Global Compact terkait hak asasi manusia, tenaga kerja, lingkungan dan anti korupsi.
“PT KPI berkomitment untuk melaksanakan prinsip-prinsip UN Global Compact menjadi bagian dari strategi, budaya dan kegiatan operasional perusahaan sekaligus sebagai upaya untuk menerapkan Sustainable Development Goals,” tambah Taufik.
Sementara itu Corporate Secretary PT KPI, Hermansyah Y. Nasroen menyebutkan komitmen dan konsistensi PT KPI dalam implementasi ESG maupun SDG’s terbayar lunas dengan perolehan tiga Proper Emas 2022.
“Tidak ada keraguan bagi kami untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi program di seluruh unit dengan berpegangan pada nilai-nilai ESG maupun SDG’s,” ungkapnya.
Dijelaskan, PT KPI Unit Sei Pakning menghadirkan inovasi program Kilau Permata Hijau Pesisir Gambut, sebuah ikhtiar pengelolaan lahan gambut melalui berbagai tahapan. Seperti Revitalisasi & Konservasi Kawasan Mangrove Pesisir Gambut, Pertanian Lahan Gambut Ramah Lingkungan, hingga Pengolahan Air Gambut.
“Kami berkolaborasi dengan masyarakat dan stakeholder mengembangkan TRIMBA, Triangle Mangrove Barrier. Fungsinya mengurangi kekuatan gelombang pasang mencapai 30% sehingga mendukung resedimentasi selebar 50 meter dan kedalaman 100 cm, 113% pemenuhan kebutuhan konsumsi air bersih serta mengurangi penggunaan bahan bakar,” kata Hermansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI