Suara.com - Rasa duka tengah menyelimuti dunia sepak bola internasional. Pasalnya, Pemain sepakbola legendaris asal Brasil Edson Arantes do Nascimento alias Pele telah meninggal dunia di usia 82 tahun.
Pele menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan kanker usus besar. Namun, pemain yang berjuluk Sang Raja ini selalu dikenang oleh penggemar sepak bola, apalagi dirinya sempat dinobatkan sebagai pemain sepakbola terkaya di dunia.
Mengutip Stylecaster, Pele juga sempat menyandang pesepakbola dengan bayaran tertinggi di saat puncak karirnya.
Ditaksir, Pele memiliki harta kekayaan sekitar USD 100 juta atau setara Rp 1,56 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.600 per USD. Akan tetapi, harta kekayaan ini dimilikinya saat Pele masih aktif di dunia sepakbola.
Karir Pele sudah mentereng sejak usia 15 tahun pada tahun 1956, di mana dirinya masuk dalam klub Santos FC. Pada musim berikutnya, Pele menjadi pemain termuda dengan pencetak gol terbanyak secara keseluruhan.
Atas prestasi itu, Pele pun dipanggil dan masuk timnas Brasil pada usia 17 tahun. Selama berseragam A Selecao, Pele merebut Piala Dunia tiga kali yaitu pada edisi 1958, 1962, 1966.
Pele juga sempat jadi perebutan merek pakaian Adidas dan Puma kala itu. Karena perdebatan yang panjang, akhirnya kedua merek itu sepakat untuk tidak mensponsori Pele dalam kesepakatan yang dikenal, Pakta Pele.
Pele juga sempat viral pada Final Piala Dunia tahun 1970 melawan Italia. Sebab, sebelum peluit ditiup Pele meminta wasit berhenti, hanya untuk mengikat tali sepatunya.
Aksi itu, dikabarkan membuat cuan Pele yang dibayar USD 120.000. Selain itu, Pele juga akan dibayar USD 100.000 selama empat tahun ke depan atas aksinya itu.
Baca Juga: Sempat Masuk 10 Orang Terkaya di Indonesia, Harta Jerry Ng Menyusut Rp31 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI