Suara.com - Jerry Ng sempat masuk 10 orang terkaya di Indonesia berkat saham Bank Jago. Namun, kekayaannya menyusut hingga Rp31 triliun dalam waktu yang cukup singkat.
Kekayaan Jerry Ng yang meningkat pesat dalam waktu singkat itu tidak lepas dari aksi akusisi Bank Artos Indonesia yang kemudian berubah nama jadi Bank Jago.
Emiten bank dengan kode saham ARTO ini sempat menyentuh nilai tertinggi atau all time high pada awal tahun ini berkisar di angka Rp19.000 hingga membuatnya masuk dalam 5 besar emiten kapitalisasi terbesar, yakni sebesar Rp 260 triliun.
Namun, sayang, sejak saat itu, harga saham ARTO terus turun secara perlahan hingga kehilangan 81% nilainya. Pelemahan ini tidak lepas dari kenaikan suku bunga The Fed dan bank sentral juga jadi faktor penentu lainnya. Sementara, awal tahun ini pengamat menganggap Bank Jago memiliki ptensi besar di tengah kinerja internal yang terus berbenah.
Selain itu, kerja sama dengan Gojek juga jadi faktor kunci yang mendorong saham Bank Jago terus meroket. Dampak negatifnya, pelemahan saham GOTO juga berdampak pada saham ARTO yang sulit bangkit.
Valuasi Bank Jago sempat menyentuh Rp221 triliun secara perlahan menyusut hingga saat ini diperkirakan hanya Rp48 triliun saja. Bersamaan dengan itu, total kekayaan Jerry Ng yang lenyap diperirakan mencapai Rp39 triliun.
Jerry Ng adalah salah satu tokoh yang memiliki karir mentereng di bidang perbankan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Danamon Indonesia (BDMN) dan Bank Central Asia (BBCA). Deputi Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), President Director di Federal International Finance, Senior Advisor di TPG Capital, dan Direktur Utama Bank BTPN (BTPN).
Kemampuan Jerry Ng yang membawa BTPN menjadi salah satu bank dengan perkembangan paling prestisius membuatnya termotivasi untuk mengembangkan bank digital sendiri, yang kemudian dikenal dengan Bank Jago.
Baca Juga: Cerita Pengguna Aplikasi Bank Jago yang Merasa Diberi Kemudahan Transaksi
Berita Terkait
-
Bank Jago Cetak Laba Bersih Rp 41 Miliar di Kuartal III 2022
-
Berikut Daftar Saham Emiten Bank Digital yang Anjlok, dan Layak Koleksi
-
Perkenalkan, Ini Dandim 0410/Kota Bandar Lampung yang Baru
-
Cara Setor Tunai di Bank Jago Pakai E-Wallet DANA, Mudah Banget!
-
Cerita Pengguna Aplikasi Bank Jago yang Merasa Diberi Kemudahan Transaksi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta