Suara.com - Pengamat ekonomi yang kini juga memiliki profesi sebagai peramal, Nouriel Roubini alias Dr. Doom memiliki prediksi cukup mengejutkan terkait perang dunia dan konflik Rusia-Ukraina pada tahun 2023.
Peramal yang terkenal berkat prediksi krisis keuangan tahun 2008 itu mengingatkan, perang dunia III sudah memperlihatkan tanda-tanda nyata dengan makin besarnya pengaruh konflik Rusia dan Ukraina belakangan ini.
Dalam wawancara bersama media Jerman Der Spiegel pada awal November 2022 lalu, Roubini menyebut konflik Rusia-Ukraina akan berdampak pada semua negara di dunia.
Hal ini diprediksi akan memicu perang lainnya, seperti perang Iran dan Israel, China dan Taiwan hingga Korea Selatan -Korea Utara.
"Saya lihat, pemerintahan Biden mengharapkan China untuk menyerang Taiwan lebih cepat daripada nanti," kata dia.
Menurut Nouriel, perang dagang antara Amerika Serikat dan China juga memberi dampak negatif pada dunia.
Sebagai contoh, AS melarang ekspor semikonduktor tertentu ke China dan meminta negara-negara di Eropa untuk memutus huungan perdagangan dengan China.
Amerika Serikat juga ia sebut menuduh China berpotensi mengganggu keamanan nasional suatu negara.
"Perdagangan, keuangan, teknologi, internet: Semuanya akan terbelah dua," kata dia.
Baca Juga: Menang Banyak! Diam-diam AS Untung Besar Imbas Perang Rusia-Ukraina
Ia mengaku khawatir, Amerika dan Eropa mungkin tidak lagi menjadi kawasan yang memimpin dunia seiring dengan pergesaran peta kekuatan ekonomi global.
Berita Terkait
-
Mengerikan! Tahun 2023 Diramalkan Baba Vanga Kemungkinan Terjadi PD III Sampai Badai Matahari
-
Manisnya Bisnis Senjata di Balik Perang, Produsen Untung karena Konflik Rusia-Ukraina
-
Nostradamus Balkan Prediksi Perang Tahun 2023, Rusia Tidak Bisa Dihentikan
-
Pesan Malam Tahun Baru, Putin Tuduh Negara Barat Gunakan Ukraina untuk Menghancurkan Rusia
-
Menang Banyak! Diam-diam AS Untung Besar Imbas Perang Rusia-Ukraina
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang