Suara.com - Calon penumpang menumpuk di Stasiun Pasar Senen pada Minggu (1/1/2023) ini akibat arus balik Tahun Baru dan imbas banjir, yang mengenangi jalur kereta dan Stasiun Tawang, Semarang.
Diperkirakan, ribuan orang calon penumpang memadati ruang tunggu Stasiun Pasar Senen sejak siang hingga sore.
Salah satu calon penumpang tujuan Surabaya, Jatim, Eka mengaku sudah berada di Stasiun Pasar Senen sejak pukul 13.00 WIB karena semula kereta akan berangkat pada pukul 14.10 WIB. Namun sesampainya di stasiun, ia baru mengetahui bahwa ada keterlambatan pemberangkatan menjadi pukul 16.30 WIB.
"Besok, anak-anak mau sekolah jadi ya mau gimana, nunggu aja. Mungkin besok anak-anak izin tidak masuk sekolah karena sampai di Surabaya sekitar jam 5 pagi, sementara biasa jam 6 sudah berangkat, jadi engga keburu," ujarnya, kepada Antara.
Hal serupa disampaikan Galih, calon penumpang tujuan Semarang. Ia baru mengetahui ada penundaan keberangkatan setibanya di stasiun.
Meski terpaksa menunggu lebih lama lagi di Stasiun Pasar Senen, Galih mengaku tidak mempermasalahkan penundaan yang terjadi akibat musibah banjir di kota tujuannya itu.
"Selagi delay tidak sampai besok karena itu musibah bencana juga jadi gak masalah. Kalau tadi (pemberitahuan) lewat speaker dan SMS, bisa refund 100 persen, tapi besok sudah masuk kerja," ucapnya.
Sementara, calon penumpang tujuan Jombang, Jawa Timur, Nurhasanah bersama suami dan anaknya terpaksa harus menunggu kedatangan kereta pukul 17.20 WIB sembari duduk di dekat jalur mobil lantaran banyaknya jumlah penumpang.
Meski demikian, ia memaklumi karena hari ini Minggu ini merupakan hari terakhir libur tahun baru.
Baca Juga: Banjir Mulai Surut di Wilayah Semarang, Berikut Titik yang Masih Tergenang
"Besok, sudah sekolah dan kerja ya jadi memang ramai. Kita pilih merayakan tahun baru dulu bersama keluarga lengkap baru mengantarkan anak ke pesantren, jadi tidak masalah harus menunggu begini," ucapnya.
PT KAI sudah menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi sejak 31 Desember 2022 hingga Minggu pagi ini yang diakibatkan oleh banjir di wilayah Semarang dan sekitarnya yang menggenangi beberapa titik jalur kereta api dan Stasiun Semarang Tawang.
Saat ini, KAI tengah melakukan berbagai upaya untuk normalisasi jalur sehingga dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.
KAI menerjunkan petugas jalan rel dan jembatan untuk memperbaiki jalur yang terendam, mengerahkan sarana penolong untuk mempercepat proses penanganan dan mengoperasikan pompa-pompa air untuk mengurangi debit air yang ada di stasiun.
Data penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Minggu, sebanyak 16.000 penumpang dan 12.500 penumpang datang di Stasiun Pasar Senen. Sedangkan jumlah kereta api yang beroperasi pada hari ini terdiri atas 32 rangkaian kereta api.
Jumlah penumpang berangkat tersebut naik sedikit dibandingkan, Sabtu (31/12/2022) dengan jumlah sekitar 15.000 penumpang.
Berita Terkait
-
Imbas Banjir Stasiun Tawang Semarang, Ribuan Calon Penumpang Menumpuk di Stasiun Pasar Senen
-
10 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Berikut Daftar Wilayahnya
-
Sebut Banjir Sebagai Genangan, Ganjar Diprotes: Minta Bantuan Anies Dong!
-
Banjir Mulai Surut di Wilayah Semarang, Berikut Titik yang Masih Tergenang
-
'Nggak Cuma Menata Kata' Jhon Sitorus Puji Habis Aksi Ganjar Nyebur di Banjir Semarang, Sindir Siapa?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok