Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan para menterinya sempat mengunjungi Mal Living World Pekanbaru di tengah kunjungan kerjanya. Pejabat negara itu juga sempat memborong toko pakaian brand Hammer dan langsung memakainya.
"Datang ke sebuah pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru, semalam. Saya bersama Pak Pratikno, Pak Basuki, dan Pak Erick sempat memasuki satu gerai dan berbelanja sweter lengan panjang dan jaket," tulis Jokowi di akun instagram resminya yang dikutip, Kamis (5/1/2023).
Meski nama brandnya menggunakan bahasa asing, tetapi brand pakaian Hammer merupakan merek asli Indonesia. Pemiliknya pun juga berasal dari Indonesia yaitu Eddy Hartono.
Seperti dilansir situs resmi perusahaan, Eddy Hartono menjalankan bisnis Hammer lewat PT Warna Mardhika. Saat ini, perusahaan itu dipimpin oleh anak Eddy Hartono sendiri yaitu Mario Hartono.
PT Warna Mardhika juga telah berkecimpung di dunia fashion Indonesia sejak 1987 dengan HAMMER sebagai merek perdananya. HAMMER menjual pakaian kasual yang siap pakai.
Saat ini, gerai HAMMER telah berada di mal kota-kota besar Indonesia. Bahkan, HAMMER sempat menjadi perhatian dan jadi merek yang paling dicari.
PT Warna Mardhika juga memiliki merek NAIL di mana menjajakan koleksi busana pria eksklusif untuk segmen menengah ke atas. Kemudian, perusahaan juga meluncurkan merek, PULAU KELAPA dan diikuti oleh brand COCONUT ISLAND Kids.
Tak puas disitu, Eddy Hartono juga meluncurkan merek lain yaitu OSPREY di mana busana pakaian untuk kegiatan outdoor.
Baca Juga: UU 'Produk Lokal' AS Bikin Penjualan Kendaraan Listrik Ambles, Indonesia Mau Tiru?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi