Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menargetkan pengerjaan Jembatan Juwana yang berada di Kabupaten Pati rampung pada bulan April mendatang.
Pembangunan jembatan pun sempat akan dilakukan pada Juni 2022 lalu. Namun, tertunda karena belum siapnya jalur alternatif.
Hingga pada akhirnya Juli 2022 proses pengerjaan bangunan Jembatan Juwana sebelah utara dilakukan.
"Maka saya sampaikan sampai dengan April dan mereka akan mempercepat sampai April, insya Allah selesai dan nanti lancar lagi," kata Ganjar saat mengecek pengerjaan Jembatan Juwana.
Ganjar mengungkapkan, lamanya proses pembangunan jembatan sempat terkendala kekurangan pekerja pada saat pembongkaran jembatan yang telah berusia 50 tahun itu.
Selain itu, memasuki tahun 2023, Ganjar menyebutkan, pengerjaan jembatan kembali terhambat akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Jawa Tengah.
Dampaknya, lalu lintas dari Kudus menuju Pati dan dari Rembang menuju Pati dan sebaliknya menjadi terganggu.
"Pengerjaannya sedikit terganggu karena airnya meningkat ya, tapi saya kira secara teknis mereka ini menguasai proses ataupun cara pengerjaannya," jelas Ganjar.
Ganjar pun menyampaikan, lalu lintas akan segera normal jika pengerjaan jembatan telah rampung seluruhnya. Ganjar mengimbau masyarakat yang tidak ingin terkena macet di Jembatan Juwana untuk lewat jalur alternatif yang telah disediakan.
Baca Juga: Diteriaki Kader Banteng Presiden, Megawati Cuma Tempatkan Ganjar pada 'Kasta Ketiga' di HUT PDIP
Adapun, jalur alternatif yang tersedia bermula dari arah Pati menuju pertigaan Sampang, menuju Jakenan, Batangan, dan menuju Rembang. Sebaliknya dari Rembang melintas Batangan, Jaken, Jakenan dan Pati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI