Suara.com - Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) menggelar pelatihan budidaya tembakau untuk petani milenial di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim). Pelatihan dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan bertani bagi petani milenial.
"Ini sebenarnya meningkatkan kualitas pertanian dan mendorong keterampilan dari sumber pengetahuan untuk masyarakat, khususnya bagi petani milenial," kata Koordinator Cabang OMG Kabupaten Pamekasan Moch Maskur di Rumah Paguyuban Tembakau Nyalaran, Desa Blumbungan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, Minggu (22/1/2023).
Maskur menjelaskan kemampuan budidaya tembakau para petani di Kabupaten Pamekasan mesti terus didorong. Pasalnya, Maskur menyebut komoditas ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
"Dunia pertanian ini sangat berpotensi di Kabupaten Pamekasan, khususnya dalam bidang bisnis tembakau di Indonesia maupun di Pulau Madura ini sendiri," kata Maskur.
Dalam pelatihan tersebut, petani milenial diberikan pemahaman tentang berbagai jenis tembakau dan media-media tanamnya. Kemudian, mereka diedukasi bagaimana menggunakan teknik penanaman dan perawatan yang benar untuk menghasilkan tembakau berkualitas.
Selain menggelar pelatihan budidaya tembakau, relawan OMG juga meresmikan 'Posko Petani Milenial Binaan Orang Muda Ganjar Kabupaten Pamekasan'. Maskur mengatakan, posko ini memiliki berbagai manfaat untuk pengembangan pertanian di Pamekasan.
"Posko petani milenial adalah suatu tempat di mana semuanya, paguyuban, petani dan pedagang kita akan disatukan di suatu posko, di mana posko itu akan mempersatukan petani milenial," katanya.
"Kan sekarang itu sedang musim padi, dan sebentar lagi akan menghadapi musim tembakau. Maka dengan adanya posko ini kita menampung aspirasi, pupuk-pupuk, sampai peralatan petani tembakau milenial di sini," sambung Maskur.
Relawan OMG juga memberikan bantuan peralatan pertanian berupa timba tembakau dan caping untuk petani milenial di Kabupaten Pamekasan. Maskur berharap, alat-alat ini bisa mendongkrak semangat bekerja para petani muda.
Baca Juga: Viral Petani di Lampung Barat Lempar Ratusan Kilogram Tomat ke Jurang, Kesal Harga Tomat Anjlok
"Kami akan terus terjun kepada petani-petani untuk mengembangkan pertanian, khususnya yang bermanfaat dan dapat meningkatkan perekonomian petani yang ada di Pamekasan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton
-
Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona
-
Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok