Suara.com - Kasus pembobolan rekening BCA senilai Rp345 juta yang dilakukan tukang becak kepada salah satu nasabah PT Bank Central Asia (BCA) Tbk terus bergulir.
Kekinian, diketahui bahwa korban yang bernama Muin Zachry ternyata sempat memamerkan saldo rekening miliknya kepada Mohammad Thoha sang otak pembobolan rekening tersebut.
Fakta tersebut terungkap saat sidang lanjutan perkara ini di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang dikutip Rabu (25/1/2023).
"Waktu saksi (Muin) bincang-bincang sama saya ngaku punya uang dan mengajak bisnis bersama. Saksi sendiri yang bilang ada Rp345 juta," ujar Thoha dalam sidang lanjutan tersebut.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) lantas menanyakan bagaimana Mohammad Thoha mengetahui data-data lain terkiat rekening BCA yang dimiliki korban.
Thoha pun menjawab, bahwa dia mengetahui PIN Mobile Banking BCA karena mengintip saat Muin membukanya lewat gawai yang dimilikinya.
"Saya mengintip pas Saksi Muin buka M-Banking," ujar Thoha.
Berbekal informasi yang didapat itu pun, Thoha akhirnya berniat untuk melakukan pembobolan. Thoha mencari waktu yang pas ketika korban lengah, dan diputuskan untuk melakukan aksinya pada hari Jumat saat korban melakukan Ibadah Sholat Jumat.
Ketika itu, Thoha pun melancarkan aksinya dengan mengambil sejumlah berkas dokumen yang diperlukan seperti Buku Tabungan BCA, Kartu ATM BCA dan KTP yang bersangkutan.
Baca Juga: Minta Dikasihani karena Cuma Tukang Becak, Ini Sanksi Pidana Bagi Pembobol Rekening
"Punya rencana dan ambil uang itu pada hari Jumat. Itu (KTP, buku rekening, dan kartu ATM) saya ambil pas saksi lengah. Tanggal 5 (Agustus 2022), pas Salat Jumat," ujar Thoha.
Sebelumnya, tabungan Rp345 juta di rekening BCA milik Muin Zahry dibobol oleh tukang becak bernama Setu.
Mulanya, Setu ternyata diperintahkan oleh seorang pria bernama Mohammad Thoha yang merupakan penyewa kamar kost di rumah Muin.
Thoha memiliki rencana yang matang untuk membobol rekening Muin dengan mencuri KTP, buku tabungan, hingga kartu ATM Muin saat pemilik tabungan berangkat ke masjid untuk Salat Jumat.
Kemudian, Thoha mencari orang yang memiliki postur dan wajah yang mirip dengan Muin. Tak lama, ia bertemu dengan Setu, tukang becak yang sedang mangkal.
Setu lalu mendatangi kantor cabang BCA Jalan Indrapura. Ia bertemu dengan teller bernama Maharani Istono Putri. Putri mengaku benar-benar terkecoh dengan penampilan Setu yang sangat mirip dengan Muin.
Tanpa keraguan, Putri segera memproses penarikan tunai tabungan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS