Suara.com - Seorang tukang becak berhasil mencuri uang nasabah BCA hingga Rp345 juta dengan identitas seperti KTP, Kartu ATM, dan Buku Rekening. Teller pun tertipu dengan penampilan tukang becak tersebut karena mirip pemilik rekening asli. Lantas bagaimana prosedur ambil uang di teller BCA yang aman?
Mengambil uang di bank lewat teller masih aman dilakukan selama nasabah memperhatikan keamanan dokumen identitas dan mengikuti langkah sesuai prosedur.
Berikut prosedur ambil uang lewat teller BCA dengan aman tanpa takut rekening dibobol.
1. Datang Ke Kantor Cabang BCA
Prosedur ambil uang lewat teller BCA yang pertama adalah dengan mengunjungi kantor cabang resmi BCA. Selanjutnya katakan kepada pihak bank untuk melakukan transaksi tarik tunai.
2. Ambil Nomor Antrian
Setelah itu, nasabah akan diarahkan untuk mengambil nomor antrian. Tunggu nomor antrian dipanggil dan segera kunjungi loket teller.
3. Isi Formulir Penarikan Tunai
Sebelum mengunjungi teller, nasabah akan diminta mengisi formulir penarikan tunai. Formulir tersebut berisi nama yang perlu diisi, nomor rekening, tanggal, nominal penarikan, dan lain sebagainya.
4. Kunjungi Loket Antrian Teller
Selanjutnya, kunjungi loket tersebut dan pastikan nomor antrian diberikan kepada teller. Kemudian, teller akan meminta identitas nasabah untuk memastikan kebenaran data dan pihak yang menarik dana tersebut.
5. Berikan Identitas Asli
Berikan identitas berupa KTP, Kartu ATM, Buku Tabungan untuk melakukan penarikan tunai tersebut. Pastikan untuk mengambilnya kembali setelah meninggalkan loket teller. Selanjutnya, jangan lupa pula berikan formulir penarikan tunai agar teller mengetahui besaran pasti penarikan tersebut.
Demikian prosedur ambil uang lewat teller BCA. Selanjutnya perlu diketahui pula penarikan uang di teller BCA tidak dikenakan biaya nominal jika berada di bawah Rp100 juta. Namun jika melakukan penarikan tunai di atas Rp100 juta tanpa konfirmasi terlebih dahulu satu hari sebelumnya, maka akan dikenakan biaya sebesar Rp100.000.
Pada dasarnya, seluruh transaksi di BCA dapat dikuasakan. Namun, terdapat pula transaksi yang mewajibkan kehadiran nasabah dan tidak dapat dialihkan. Contohnya yakni pembukaan rekening, penutupan rekening, aktivasi PIN, dan lain sebagainya.
Berkaitan dengan surat kuasa, terdapat ketentuan yang perlu diperhatikan. Berikut ini penjelasan terkait ketentuan pengajuan penggunaan Surat Kuasa Khusus di Teller:
- Nasabah mampu mengajukan lebih dari 1 surat kuasa khusus untuk satu rekening yang sama meskipun dalam cabang yang berbeda.
- Pengajuan dengan lebih dari satu surat kuasa untuk satu rekening yang sama di cabang yang sama akan otomatis menggugurkan surat kuasa yang dibuat sebelumnya.
- Nasabah dapat menggunakan satu surat kuasa untuk beberapa rekening yang berbeda di cabang BCA yang sama.
- Cabang pelaksana transaksi merupakan lokasi cabang saat nasabah mengajukan surat kuasa khusus.
- Surat kuasa khusus hanya berlaku di cabang yang tertera dalam surat kuasa yang diajukan nasabah.
- Nasabah wajib memberikan tanda tangan setiap transaksi.
- Pengajuan surat nasabah harus disertai pengisian surat kuasa khusus yang disediakan oleh BCA, KTP pemilik rekening dan penerima kuasa, verifikasi PIN pemilik rekening, disetujui oleh Kepala Layanan atau Wakil Kepala KCP.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: Aksi Penyamaran Sukses Bobol Rekening, Mengapa BCA Tidak Bisa Ganti Rugi Nasabah yang Disebut Lalai?
Berita Terkait
-
Teller Dikelabui, Mengapa BCA Tak Bisa Ganti Kerugian Nasabah yang Dibobol Tukang Becak?
-
Muin Zachry Balas Bos BCA: Orang Bank kan Sarjana, Kok Bisa Dibobol Tukang Becak
-
Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Cerita Lengkap Nasabah BCA Dibobol Tukang Becak Berujung Istri Meninggal Dunia
-
Kronologi Tukang Becak Kuras Habis Uang Nasabah BCA Rp320 Juta, Salah Korban?
-
Fakta-fakta Tukang Becak Tipu Teller BCA, Bobol Tabungan hingga Rp 345 Juta
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba
-
Wamen ESDM: Pembayaran Kompensasi BBM dan Listrik 2026 Berubah Jadi Sebulan Sekali
-
Satgas PKH Terus Berburu Perusahaan Pelanggar Aturan Pemanfaatan Kawasan Hutan
-
Purbaya Mau Obrak-abrik Bea Cukai dan Pajak, 5 Pejabat Akan Dicopot
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Kebocoran Gas Usai, ESDM Ungkap Blok Rokan Mulai Beroperasi Lagi