Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengumumkan layanan Internet Banking versi website akan ditutup pada akhir bulan ini. Penutupan situs tersebut pun diumumkan pada akun resmi Instagram milik Bank BRI, @bankbri_id.
“Sobat BRI, terimakasih atas dukungan yang telah Anda berikan untuk Internet Banking BRI hingga saat ini. Anda dapat terus bertransaksi dengan praktis dan aman melalui aplikasi BRImo,” seperti dikutip dari pengumuman di akun Instagram BRI terverifikasi @bankbri_id, Rabu (15/2/2023).
Langkah penutupan internet banking ini pun dikeluhkan sejumlah nasabah BRI, sebut saja @aisleymarioline yang memprotes langkah Bank BRI tersebut.
Min kenapa ditutup sbg agen brilink saya rajin cek mutasi lewat internet banking setiap hari, kalau lewat brimo sangat lamaaaa loadingnyaaaa. Dan saya print mutasi rekening setiap bulan, kalau di bank kan dibatasiii sedangkan saya print mutasi selalu diatas 30 lembarr. Tolong banget iniii BRI jgn ditutup atau, tolong mengupgrade brimo lebih baik supaya cek mutasi tdk loading terlalu lama," kata dia.
Ada lagi warganet yang mempertanyakan dasar penutupan internet banking versi website ini. Salah satunya @epotdewala yang bilang "Sebuah kemunduran lagi!! Di saat brimo gak bisa di akses masih ada web, kalo hp ilang masih bisa cek web, dasar menutup website nya kira kira apa ya," komentarnya.
"Sayang sekali, pdahal untuk report lebih lengkap IB dari pda brimo.. IB bisa d download report nya sesuai tgl yg d inginkan, tapi brimo tidak bisa," kata @printingbagus.
"Kenapa IB versi Web harus dihapus, bukankah lebih baik ditambah lagi fiturnya dan bisa berdampingan dengan Aplikasi Brimo. Memang aneh BRI ini," kata @faelindra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis