Suara.com - Pelaku UMKM wajib melakukan promosi setiap hari, agar keuntungan penjualan dapat diraih. Apalagi, kondisi Pandemi Covid-19 sudah mereda. Aktivitas pembatasan sosial kini kembali dilonggarkan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Menjual produk ke luar negeri menjadi potensi keuntungan yang perlu diraih. Salah satunya di kota Istanbul Turki yang bisa jadi sasaran penjualan produk UMKM.
Setiap tahunnya, turis yang bedatangan ke Istanbul meningkat. Sebab Kota Istanbul memiliki destinasi wisata sejarah yang cukup memikat hati. Per Oktober 2022, jumlah turis yang datang ke Istanbul meningkat 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya . Istanbul menerima turis dari 194 negara.
Dengan rincian turis dari lima negara terbanyak berasal dari Rusia sejumlah 11,7 persen, Jerman 7,33 persen, Iran 5,97 persen, Amerika Serikat 4,57 persen, dan Inggris 3,94 persen. Istanbul menjadi lokasi yang amat strategis untuk memperkenalkan produk, budaya, dan wisaa Indonesia secara Internasional
Ternyata di sisi lain, Indonesia juga memiliki kunjungan turis yang cukup banyak berasal dari Negara Turki. Selama tahun 2019, wisatawan Turki ke Indonesia mencapai 23.883 orang. Meningkat 14,5% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 20.861 orang . Orang-orang Turki terkenal suka piknik dan berwisata
Kondisi Turki yang padat arus keluar masuk wisatawan, menjadi tempat yang sangat cocok dan memiliki potensi keuntungan tinggi bila UMKM Indonesia melakukan promosi produk di Istanbul. Namun, bagaimana caranya?
Selama ini, KJRI Turki turut mendukung kegiatan bazaar atau expo pameran ekonomi, budaya, dan wisata Indonesia. Bekerja sama dengan berbagai stakeholder dan diaspora Indonesia, produk UMKM dan wisata dapat dikenal lebih jauh ke berbagai negara, melalui Istanbul sebagai pintu masuk.
Tahun 2023 ini akan diadakan Ramazan Bazaar oleh Diaspora Indonesia di Turki. Sebuah festival Ramadhan gratis dan terbuka untuk publk di Galataport, Kota Istanbul.
Istanbul merupakan kota yang terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Eropa. Menjadi tempat yang menarik untuk ditinggali penduduk setempat, juga untuk dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Kebijakan Subsidi Bunga Tunggu Gong dari Pemerintah
Istanbul memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi. Bila dihitung secara rata-rata, daya beli Istanbul pada tahun 2021 sebesar 49.240 Lira Turki, jumlah yang jauh lebih besar daripada rata-rata negara Turki sendiri yaitu 33.400 Lira.
Orang-orang yang tinggal dan datang ke Istanbul secara umum memiliki karakter senang piknik dan berbelanja. Oleh sebab itu, terdapat salah satu tempat yang sangat menarik di Istanbul dan memiliki jumlah kunjungan yang cukup tinggi perharinya. Galataport, sebuah terminal kapal pesiar yang memiliki berbagai spot wisata dan fasilitas lengkap.
"Salah satu permasalahan UMKM Indonesia untuk bisa Go international adalah kurangnya mengenal pasar yang dituju. Melalui partisipasi pameran ataupun business matching, sebenarnya tak hanya menjadi lahan untuk memasarkan produk, tetapi seharusnya juga menjadi Media untuk mengenal pasar agar menjadi bisnis yang berkelanjutan (jangka panjang)," ujar Ketua Pelaksana Ramazan Bazaar 2023, Septa Ermalia dalam keterangannya, Selasa (21/2/2023).
Galataport merupakan tempat yang sangat strategis dan menguntungkan untuk melakukan promosi produk. Ramazan Bazaar terbuka untuk UMKM Indonesia yang ingin memasarkan produknya hingga mancanegara. Kesempatan untuk dikenal oleh pasar mancanegara sangat besar, juga mendapatkan keuntungan berkali lipat dari penjualan dalam negeri.
Apalagi pada Bulan Ramadhan, konsumsi Istanbul semakin tinggi. Minat penduduk Istanbul terhadap kuliner, fashion, dan home décor yang tinggi menjadi peluang untuk mengenalkan produk kreatif UMKM Indonesia.
Selain mengenalkan produk UMKM, Bazaar Ramadhan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan destinasi wisata Indonesia, agar para pengunjung tertarik untuk datang ke Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
-
Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya
-
HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang