Suara.com - Fox Logger kembali mencatatkan tinta emas. Salah satu pemain GPS tracker berbasis internet of things (IoT) terbesar di Tanah Air ini baru saja meraih 2022 Highest Revenue Growth untuk kategori GPS Tracking Company dari Telkomsel.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Fox Logger pada 7 Februari 2023 oleh Telkomsel melalui perwakilannya General Manager Enterprise Account Management West Area Telkomsel, Zulfikar, yang didampingi oleh Manajer Regional Enterprise Account Management Western Jabotabek Telkomsel, Oberlin Nico Sinaga dan Manager Regional Enterprise Commercial Management West Telkomsel, Mukti Adi Prabowo.
"Ini merupakan buah kerja keras kami selama ini. Kami merasa terhormat sekaligus bersyukur. Ketika banyak perusahaan start-up berguguran, kami bukan hanya berhasil mempertahankan kinerja, tapi juga meraih penghargaan ini," ujar CEO Fox Logger, Alamsyah Cheun yang dikutip Rabu (1/3/2023)
Menurut Alamsyah, penghargaan ini merupakan indikator kinerja perusahaan melalui peningkatan penjualan produk GPS tracker, karena peningkatan revenue itu terjadi apabila ada penambahan konsumen baru.
"Kami juga merasa bangga kerja keras kami diapresiasi oleh Telkomsel yang merupakan perusahan telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan jangkauan terluas di penjuru Nusantara," kata dia.
Fox Logger sendiri tak akan berpuas diri dengan raihan prestasi itu. Mereka kini terus berinvestasi dalam meningkatkan kualitas produk dan layanannya melalui pengembangan teknologi artificial intelligence (AI), termasuk melalui penambahan jumlah SDM yang ahli di bidang teknologi GPS tracking serta peningkatan fasilitas divisi R&D.
Di tengah inovasi produk melalui pengadopsian teknologi AI, saat ini Fox Logger juga terus mengejar penyelesaian pembangunan Tower Fox Logger setinggi 8 lantai yang berlokasi di Jakarta Pusat yang diproyeksikan akan bisa digunakan secara full capacity dalam beberapa bulan ke depan.
Selain membangun Tower, Fox Logger selaku pemain utama pasar GPS berbasis IoT di Indonesia, juga terus mematangkan rencana IPO-nya.
"Target kami di tahun 2023 adalah melakukan IPO di bursa dan sejauh ini segala sesuatunya masih berjalan on the track," pungkas Alamsyah.
Baca Juga: Digugat Cerai Aldilla Jelita, 9 Bisnis Indra Bekti Tetap Cuan Saat Dirawat di RS
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Mulai Naik ke Level Rp16.910
-
Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah
-
KB Bank Rombak Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Barunya
-
Pelanggan Berbayar iQIYI di Indonesia Naik 5 Kali Lipat Berkat C-Drama dan Konten Lokal
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat
-
Kinerja BBRI di Tengah Kabar Dividen, Berapa Target Harga Sahamnya?
-
LPS Siapkan 2 Skenario Penjamin Polis Asuransi
-
Harga Emas di Pegadaian Anjlok Drastis Hari Ini, Cek Rinciannya
-
Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun, Segini Bocoran Dividen