Suara.com - Sebagai BUMN yang berkontribusi penuh membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, PT Brantas Abipraya (Persero) terus berupaya mendorong pengembangan infrastruktur jalan nasional. Hal ini dilakukan dengan telah melakukan penandatanganan kontrak atas Pembangunan Jalan Kerja Kawasan Sub BWP 1.B dan 1.C, di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur, Kamis (16/2/2023).
Penandatanganan kontrak diwakilkan Ince Suil Febryan Maula, General Manager Divisi Operasi 3, Brantas Abipraya.
“Kami optimistis, pembangunan ini dapat tuntas dikerjakan Desember tahun ini, ttanpa melupakan keunggulan mutu dan kualitas konstruksi, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat di IKN,” ujar Purnomo, Direktur Operasi II Brantas Abipraya.
Selain menargetkan proyek rampung tepat waktu, Brantas Abipraya berkomitmen memberikan jaminan mutu dengan kualitas terbaik, dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lapangan.
Sebagai tambahan informasi, selain pembangunan Jalan Kerja Kawasan Sub BWP 1B dan 1C IKN, BUMN karya ini juga sedang melakukan pembangunan Embung KIPP, Banjir Sungai Sepaku, pembangunan Jalan Tol IKN Segmen Karangjoang - KKT Kariangau dan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Sepaku Paket 2 di IKN, serta dan Jaringan Perpipaan Transmisi Air Minum SPAM Sepaku Paket 1.
Brantas Abipraya berupaya mengakselerasi progress pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang dibangun oleh BUMN di IKN, sehingga diharapkan dapat memenuhi target yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi, serta memenuhi kualitas yang telah ditentukan oleh Menteri PUPR, yakni fokus pada aspek lingkungan dalam seluruh tahapan proses pembangunan IKN.
Pekerjaan IKN ini bukan hanya pekerjaan teknik (civil works), tapi juga art works, sehingga Brantas Abipraya tidak sembarangan memotong pohon, karena waktu pekerjaannya pendek. Lahan yang terbuka dan tidak tersentuh konstruksi lagipun akan segera ditanami kembali.
“Untuk memastikan pembangunan proyek infrastruktur di IKN dapat tuntas tepat waktu dengan kualitas serta mutu yang unggul, kami telah mempersiapkan Insan Abipraya berkompeten dan piawai di bidangnya. Ini adalah bukti komitmen Brantas Abipraya untuk berperan aktif memenuhi target Presiden agar IKN telah dapat berfungsi di 2024," tutup Purnomo.
Baca Juga: Brantas Abipraya Pastikan Tol Cisumdawu Tuntas dengan Kualitas dan Mutu Terbaik
Berita Terkait
-
Ongkos ASN Pindah ke IKN Ditanggung Negara, Keluarga Boleh Diangkut Sampai Pembantu
-
Brantas Abipraya Kantongi WTP dari BPK RI
-
Rocky Gerung Sebut Jokowi Ngotot Bangun IKN Karena Alasan Fatwa Dukun
-
Brantas Abipraya Pastikan Tol Cisumdawu Tuntas dengan Kualitas dan Mutu Terbaik
-
Demotivasi Mutasi Ala ASN Medioker Menuju Ibu Kota Negara 'IKN'
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik