Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengumumkan perubahan waktu pelayanan selama Ramadan 2023. Dimana selama bulan puasa ini pelayanan hanya dilakukan sampai jam 3 sore saja.
"Sebulan penuh ini pelayanan termasuk Kring Pajak menjadi pukul 08.00-15.00 waktu setempat. Penyesuaian jam layanan ini berlaku di seluruh kantor pajak selama Ramadan," tulis pengumuman DJP, Jumat (24/3/2023).
Seperti diketahui, DJP membuka layanan konsultasi seputar perpajakan baik langsung maupun telepon Kring Pajak di 1500200. Saluran digital lain yang bisa dimanfaatkan wajib pajak yakni live chat pada laman www.pajak.go.id, email informasi@pajak.go.id dan pengaduan@pajak.go.id, atau Twitter @kring_pajak.
Penyesuaian waktu pelayanan itu seiring dengan perubahan jam kerja aparatur sipil negara (ASN/PNS) selama Ramadan, seperti yang telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 06 Tahun 2023.
Pada SE Menteri PAN-RB itu, disebutkan bahwa jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama Ramadan 1444 H memenuhi minimal 32,5 jam dalam satu minggu.
Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja selama bulan Ramadan menjadi pukul 08.00-15.00 pada hari Senin-Kamis dengan jam istirahat diberikan pukul 12.00-12.30. Sedangkan untuk hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00-15.30 dengan jam istirahat pukul 11.30-12.30.
Sementara bagi instansi pemerintah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja menjadi pukul 08.00-14.00 pada hari Senin-Kamis dan hari Sabtu dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30. Khusus hari Jumat, jam kerja PNS pukul 08.00-14.00 dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026