Suara.com - Pemerintah berencana untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai 4 April 2023 mendatang, pemberian THR pada lebaran kali ini sangat berbeda dengan era Covid-19 sebelumnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemberian THR tahun ini akan diberikan sebesar gaji pokok ditambah tunjangan melekat pada gaji yang meliputi tunjangan keluarga, tunjangan pangan serta tunjangan struktural, fungsional atau tunjangan lain.
Komponen THR diatas tentu jauh berbeda dengan komponen THR di era Covid-10, dimana pada awal Covid-19 melanda di 2020 THR hanya diberikan dengan besaran gaji pokok, tunjangan keluarga dan jabatan saja. Sementara komponen tunjangan kinerja dihapus dari dasar perhitungan pemberian THR PNS.
Sejumlah komponen THR yang dihapus karena saat pandemi kondisi ekonomi porak-poranda dimana pendapatan maupun penerimaan pajak melorot tajam.
"Keuangan negara merosot tajam dan prioritas penggunaan anggaran untuk penanganan pandemi serta menjaga daya masyarakat," katanya Sri Mulyani dalam konfrensi persnya secara virtual, Rabu (29/3/2023).
Sementara itu untuk 2021, karena kondisi ekonomi dan pandemi sudah mulai membaik, dimana THR diberikan kepada seluruh PNS dan pensiunan dengan komponen; gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan melekat dan tunjangan jabatan.
Pada 2022, THR juga diberikan kepada PNS dengan besaran sama dengan 2021. Meski sama, pada 2022 kemarin pemerintah menambahkan komponen tunjangan kinerja dalam sebesar 50 persen dalam THR PNS.
"Karena meski kita melihat pemulihan ekonomi baik dan covid terkendali, tapi ada guncangan dari melonjaknya harga minyak yang memicu lonjakan subsidi BBM listrik. Sebab itu tahun lalu THR dan gaji 13 disamakan dengan 2021," katanya.
Baca Juga: 5 Tips Mengelola THR agar Tidak Habis begitu Saja, Harus Cermat dan Bijak!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram
-
Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak
-
Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur
-
Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG
-
BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
-
Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel