Suara.com - Penyaluran Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan pemerintah ke BUMN kurang memberikan kontribusi penerimaan negara. PMN ini diberikan oleh pemerintah ke BUMN bersumber dari APBN.
Berdasarkan data terakhir, pada tahun 2022 pemerintah setidaknya menyalurkana dana PMN sebesar Rp 60,27 triliun. Sedangkan, dividen yang diberikan BUMN ke negara hanya Rp 40,59 triliun.
Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membantah bahwa sumbangan BUMN hanya sedikit. Menurut dia Sumbangan BUMN ke negara tidak hanya dividen, tetapi sumbangnya berupa pajak dan PNBP.
Dia mengungkapkan, dalam tiga tahun terakhir ini sumbangan BUMN ke negara mencapai Rp 1.198 triliun. Angka itu, lebih tinggi dibandingkna tiga tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2017-2019.
"Bahkan ini dalam kondisi korona, jadi sumbangannya hampir mencapai 400 triliun setiap tahunnya," ujar Arya kepada wartawan Jumat (31/3/2023).
Di sisi lain, dia menegaskan suntikan PMN itu sebenarnya hampir 90% untuk menjalankan penugasan-penugasan dari pemerintah. Mulai dari pembangunan jalan tol hingga asuransi untuk kredit rakyar.
"Itu memang kerakyatan yang ditugaskan memang oleh pemerintah kepada BUMN, malah aksi korporasi sangat kecil 10-15%," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU
-
Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit
-
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027