Suara.com - Sekjen Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PNSSI) Richard Ahmad mendukung Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menemui para petinggi FIFA untuk bernegosiasi mengenai kasus Piala Dunia U-20 agar sepak bola Indonesia tidak mendapatkan sanksi berat.
Selain soal Piala Dunia U-20, Richard juga mendukung mantan bos Inter Milan itu membawa blue print atau cetak biru transformasi sepak bola Indonesia yang diberi judul ‘Garuda Mendunia’.
Menurutnya, proposal cetak biru yang dibawa Erick Thohir kepada FIFA selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan Persepakbolaan Nasional.
“Jadi peta biru ini selaras dengan Inpres ya, Inpres 2019 diperbaharui sebelum KLB, saya ikut melahirkan Inpres yang 2019 plus sama yang terbaru kemarin. Artinya permintaan FIFA terkait blue print ini selaras sebenarnya tinggal memang PSSI dalam hal ini Pak Erick Thohir segera merapikan blue print-nya sampai dengan 2045,” ujar Richard dalam keterangannya, Rabu (5/4/2023).
Richard yang juga mantan Ketua Umum The Jakmania itu mengatakan, keberangkatan Erick Thohir bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino terkait negosiasi agar Indonesia terlepas dari sanksi FIFA akibat pembatalan Piala Dunia U20, lalu membahas blue print transformasi sepak bola Indonesia.
“Beliau (Erick Thohir) ke Prancis pertama soal negosiasi ulang terkait kita lepas dari sanksi, kedua membahas soal blue print sepak bola Indonesia Garuda Mendunia,” ucapnya.
Disisi lain Richard mendorong adanya kolaborasi dalam pembenahan sepak bola nasional. Oleh karena itu, ia menyebut tidak cukup dilakukan oleh PSSI melainkan harus melibatkan suporter dan stake holder lain.
“Untuk membenahi sepak bola tidak cukup dengan PSSI tapi juga suporter dan stake holder yang lain berbarengan untuk perbaikan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Untuk itu, Richard memengatakan pihaknya bersama PSSI sedang mengadakan roadshow diskusi agar semua elemen sepak bola mempunyai visi yang sama.
Baca Juga: Erick Thohir Dorong Rumah BUMN Tembus Pasar Ekspor Melalui Peresmian Trade Mission Singapore 2023
“Dengan adanya presidium nasional ini memang ini menjadi garda strategis, memberikan langsung apa rekomendasi suporter Indonesia, karena ini juga lagi jalan diskusinya,” ungkap Richard.
“Per hari ini saya sudah kirim surat ke Menpora baru dan juga presiden agar sama-sama kita satu visi untuk memperbaiki sepak bola Indonesia itu tidak hanya PSSI tapi juga stakeholder yang lain berbarengan untuk bisa sama-sama perbaiki,” tukas Richard.
Sementara itu Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga berharap, proposal yang dibawa Erick Thohir tersebut bisa membebaskan Indonesia dari sanksi FIFA.
"Pak Erick kan baru sampai tadi ya, jadi masih proses. Mudah-mudahan beliau bisa bertemu Gianni (Infantino) kemudian bisa menyampaikan proposal yang kita ajukan supaya kita tidak di-ban FIFA," ucap Arya.
Mengenai isi dari blueprint transformasi sepak bola nasional itu, Arya menuturkan bahwa proposal tersebut menjelaskan target-target dari PSSI ke depannya yang bisa secara rasional untuk dicapai.
"Kita menyampaikan sebuah proposal blueprint karena kan FIFA bicafa soal transformasi. Kita lihat kemarin, Brunei itu sampai lima tahun di-banned FIFA karena mereka tidak serius melakukan transformasi. Sehingga lima tahun lho di-banned," papar Arya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan
-
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
-
Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon