- Pada hari pertama arus balik, KAI Daop 3 Cirebon memberangkatkan 12.068 penumpang dari stasiun wilayahnya.
- Secara kumulatif, selama 12 hari Lebaran, total 189.350 penumpang telah dilayani oleh KAI Daop 3 Cirebon.
- Sebanyak 75% kapasitas tempat duduk, yaitu 76.487 tiket, telah terjual hingga tanggal 23 Maret 2026.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat sebanyak 12.068 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayahnya pada hari pertama arus balik.
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengungkapkan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
“Berdasarkan data terbaru, terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pasca-Lebaran, yang terlihat dari jumlah keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 3 Cirebon,” ujarnya dilansir dari laman Antara, Selasa (24/3/2026).
Tak hanya keberangkatan, arus kedatangan penumpang juga menunjukkan angka tinggi. Pada periode yang sama, tercatat sebanyak 9.584 penumpang tiba di wilayah Daop 3 Cirebon, membuat aktivitas di sejumlah stasiun semakin padat sejak pagi hari.
Muhibbuddin menambahkan, tren kepadatan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak sehari sebelumnya.
“Kepadatan penumpang arus balik sudah terlihat sejak Minggu (22/3), dengan jumlah keberangkatan mencapai 13.748 penumpang dari wilayah Daop 3 Cirebon,” jelasnya.
Menurutnya, lonjakan ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, khususnya saat periode arus balik yang identik dengan tingginya pergerakan penumpang.
Secara kumulatif, selama 12 hari masa angkutan Lebaran sejak 11 hingga 22 Maret 2026, KAI Daop 3 Cirebon telah melayani total 189.350 penumpang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 74.839 penumpang diberangkatkan, sementara 114.511 lainnya merupakan penumpang kedatangan.
Baca Juga: Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya
Tingginya minat masyarakat juga tercermin dari tingkat okupansi tiket kereta api jarak jauh yang cukup tinggi.
“Hingga 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 76.487 atau sekitar 75 persen dari total kapasitas 102.300 tempat duduk,” kata Muhibbuddin.
Sejumlah kereta api favorit yang melayani rute dari wilayah Cirebon di antaranya KA Gunung Jati (Semarang Tawang–Cirebon–Gambir), KA Cakrabuana (Purwokerto–Cirebon–Gambir), KA Ranggajati (Cirebon–Jember), serta KA Kaligung (Cirebon Prujakan–Semarang Poncol dan Brebes–Semarang Poncol).
Di tengah tingginya arus balik, KAI mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan akibat kemacetan di jalan raya.
“Kami mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dan memperhatikan ketentuan barang bawaan agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” tuturnya
Berita Terkait
-
Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%
-
Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T