Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani baru saja menyelesaikan lawatannya ke Amerika Serikat (AS) pada pekan kemarin. Dari hasil kunjungan dinasnya tersebut, Sri Mulyani ternyata membawa kabar kurang begitu bagus terkait kondisi ekonomi.
"Proyeksi perutmbuhan ekonomi global 2023 semuanya masih pada kisaran 2,8% dalam hal ini sedikit lebih lemah dari poryeksi Januari tahun ini namun agak tinggi dari tahun lalu di kisaran 2,7-2,8% tahun depan diharapkan lebih baik," kata Sri Mulyani, dalam konfrensi pers APBN KITA secara virtual, Senin (17/4/2023).
Sri Mulyani mengungkapkan, dalam Spring Meeting IMF-World Bank minggu lalu, menteri keuangan dan gubernur bank sentral dunia melihat perlambatan ekonomi di negara maju akan memberikan dampak pada emerging dan developing countries yang mengandalkan ekspor.
"Reopening China belum mampu memulihkan ekonomi, ini mengonfirmasi pertumbuhan masih lemah dan mempenagaruhi ekspor-impor," ujarnya.
Selain itu, inflasi dan suku bunga acuan telah memicu krisis perbankan. Krisis perbankan ini, kata Sri Mulyani, masih harus diperhatikan dengan teliti.
Adapun, dia menuturkan Indonesia termasuk negara yang pertumbuhan ekonominya masih terjaga. Ekonomi Indonesia, menurut IMF, masih bisa tumbuh 5% pada tahun ini.
"Ekonomi Indonesia di atas 5%, sedikit (negara) yang bisa bertahan. Ini akan kita jaga," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris
-
Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL
-
Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI
-
Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban
-
Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis
-
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare
-
Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi
-
Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat
-
Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM
-
Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market