Suara.com - Relawan yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa Sulawesi Selatan Dukung Ganjar Pranowo menggelar halalbihalal dengan para petani di Desa Botonompo Selatan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kegiatan itu diisi dengan penyuluhan pertanian dan pembagian bantuan bibit jagung untuk sekitar seribu petani setempat.
Tak heran, masyarakat antusias mengikuti kegiatan di Lapangan Desa Sengka Kecamatan Botonompo Selatan Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
Salah seorang petani desa tersebut, Alimudin Nabah (38) mengaku sangat merasakan manfaat dari kegiatan kali ini.
“Dengan adanya acara ini, kami masyarakat dan rakyat sangat berterima kasih dengan berjalannya acara ini sesuai dengan harapan,” katanya di lokasi acara ditulis Rabu (3/5/2023).
Menurutnya, para petani setempat memang mengharapkan bantuan bibit untuk meningkatkan hasil produksi mereka. Alimudin merasa persediaan bibit ke wilayahnya kerap kekurangan hingga membuat petani kesulitan untuk produksi.
“Masalah pertanian di sini, masalahnya itu masih kurang bibit-bibitnya. Kadang-kadang langka di pasaran. Terus, pupuk. Pupuk juga sangat langka di daerah kami,” ujar Alimudin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para relawan Ganjar Pranowo.
Bantuan dari relawan Ganjar itu dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat kecil. Sehingga, masyarakat sangat berharap Calon Presiden dari PDI Perjuangan itu benar-benar menjadi Presiden Indonesia selanjutnya.
Terlebih, kemampuan Ganjar Pranowo dalam memimpin sudah terbukti saat menjadi Gubernur Jawa Tengah. Dalam sektor pertanian, Kementerian Pertanian RI bahkan mengapresiasi kinerja Ganjar Pranowo sebagai gubernur.
Baca Juga: Petani di Siak Keluhkan Harga Sawit Turun Drastis usai Lebaran
Ganjar disebut berhasil menjalankan program peningkatan kesejahteraan petani di Jawa Tengah. Karena itu, Kementan pun mengusulkan Ganjar Pranowo untuk menerima dua tanda kehormatan, yaitu Gelar Tanda Kehormatan (GTK) Satyalencana Pembangunan dan Wira Karya.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana Acara Amir Irwan menjelaskan kegiatan kali ini masih dalam rangka halal bi halal sesuai tradisi masyarakat usai menjalani lebaran.
“Penyuluhan dan pembagian bibit dalam rangka gerakan pemuda Kabupaten Gowa mendukung Ganjar Pranowo menjadi presiden 2024,” ujarnya.
Menurutnya, bibit yang diberikan itu adalah bibit unggul sehingga hasil yang diperoleh masyarakat dipastikan lebih banyak sehingga bisa lebih menguntungkan.
“Sektor pertanian adalah yang diutamakan di Kabupaten Gowa karena di Kabupaten Gowa mata pencahariannya itu pertanian,” kata Amir.
Dia pun mengakui kredibilitas Ganjar Pranowo yang berhasil mengangkat sektor pertanian di Jawa Tengah saat ini. Salah satu program unggulannya yang diadopsi oleh pemerintah pusat adalah kartu tani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup