Suara.com - Dalam menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap 2 Mei, Srikandi Ganjar Jawa Timur mengupayakan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dengan melangsungkan kegiatan bersih-bersih pantai Pulau Gili Ketapang.
"Hari ini dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, para wisatawan terutama yang datang ke Pulau Gili Ketapang agar selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan melalukan clean up di pesisiran pantai," ujar Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Jatim Cindy Maghriza ditulis Rabu (3/5/2023).
Dengan melibatkan komunitas Pecinta Lingkungan dan Operator Snokerling, diharapkan kegiatan tersebut dapat dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai banyak pihak dalam menjaga dan mempertahankan ekosistem laut di wilayah setempat.
"Komunitas itu sebelumnya sudah rutin melakukan clean up pantai di Selasa dan Jumat. Mudah-mudahan makin banyak lagi komunitas atau masyarakat yang terlibat dalam misi lingkungan itu," ujarnya.
Dalam aksi tersebut, Srikandi Ganjar berhasil mengangkat ratusan kilogram sampah di pesisir pantai maupun yang ada di dasar laut.
"Kami tadi menggunakan karung dan kresek yang besar berhasil mengangkat lima kresek yang besar dan satu karung besar," lanjut Cindy.
Cindy berharap dengan pembersihan lingkungan tersebut, para masyarakat maupun wisatawan makin bersemangat dalam menjaga lingkungan. Sehingga nantinya siapa pun yang berkunjung ke wilayah tersebut merasa nyaman.
"Karena ketika lingkungannya sudah bersih, wisatawannya nyaman, akan terbangun potensi desa wisata baru dan bisa terkenal hingga ke mancanegara," terang Cindy.
Selanjutnya, Srikandi Ganjar akan melakukan agenda lanjutan terkait pemberdayaan ekonomi melalui peningkatan kapasitas dan kualitas produk unggulan Gili Ketapang, yakni ikan asin.
Baca Juga: Hardiknas 2023 Diharapkan Terus Lahirkan Program Revolusioner Bidang Pendidikan
"Agenda selanjutnya yaitu scale up UMKM yang menjadi produk unggulan di sini, yaitu ikan asin. Kita akan coba tingkatkan mulai dari produksi hingga pemasarannya," lanjutnya.
Selain itu, disinggung soal deklarasi Ganjar Pranowo yang sudah diumumkan oleh Partai PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Cindy mengaku bersyukur dan optimis Ganjar akan melenggang mulus dalam pencalonan Presiden 2024.
"Alhamdullilah sekarang Pak Ganjar sudah punya kendaraan untuk maju dalam pemilihan Presiden, hal tersebut menjadikan kita semakin semangat untuk memenangkan kontestasi politik di 2024," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak