Suara.com - Program Hibah Kompetisi Kewirausahaan (HoKi) yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta akhirnya mencapai titik final.
Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya acara puncak Graduation Day HoKi Season 2 yang digelar di gedung Pegadaian Kenari Jakarta, Selasa (23/5/2023).
Mengusung tema #CiptakanPeluang “Bisnis Mahasiswa, Siap Mendunia”, Hibah Kompetisi Kewirausahaan (HoKi) Season 2 melahirkan 10 tim pemenang dari 144 tim peserta yang berasal dari 35 Perguruan Tinggi di DKI Jakarta. Tim pemenang tersebut, diantaranya 2 tim dari Universitas Tarumanagara, 2 tim dari Kalbis Institute, 2 tim dari BRI Institute, 1 tim dari Universitas Pancasila, 1 tim dari UPN Veteran Jakarta, 1 tim dari Universitas Trilogi, dan 1 tim dari Universitas Pertamina.
Tidak hanya mendapatkan dana hibah, seluruh tim peserta juga mendapatkan pendampingan serta inkubasi bisnis yang dilaksanakan mulai tanggal 4 Februari hingga 15 April 2023 dengan melibatkan para ahli dan praktisi di bidang UMKM agar mendapatkan upgrade soft skill serta hard skill untuk pengembangan bisnis.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengatakan bahwa para mahasiswa adalah calon generasi penerus di masa yang akan datang. Oleh karena itu minat dan bakat mereka dalam dunia usaha saat ini menjadi modal penting di masa yang akan datang.
“Program HoKi mendorong mahasiswa, para generasi muda untuk berani mengaktualisasikan ide, kreasi, ataupun inovasi dalam sebuah bisnis. Inisiatif ini mengakselerasi tumbuhnya wirausaha di Indonesia, di mana hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah yang saat ini mendorong peningkatan rasio kewirausahaan menjadi 3,95% pada tahun 2024” tambah Damar.
Dalam acara tersebut, hadir pula Staf Ahli Menteri BUMN Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Loto Srinaita Ginting, Ketua ISEI Jakarta Inarno Djajadi, jajaran Direksi PT Pegadaian, Rektor, Wakil Rektor, serta tamu undangan lainnya.
Loto memberikan apresiasi kepada PT Pegadaian atas penyelenggaraan HoKi dan menyampaikan bahwa program-program sejenis ini perlu untuk terus dikembangka oleh berbagai stakeholders, karena dapat mendorong penambahan jumlah wirausaha baru di Indonesia yang juga akan menunjang lahirnya Indonesia Emas di 2045.
Ia menuturkan pada tahun 2045, 70% penduduk Indonesia merupakan usia produktif (15-64 tahun). Jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan dengan baik akan membawa dampak buruk terutama masalah sosial seperti kemiskinan, kesehatan yang rendah, pengangguran, dan tingkat kriminalitas yang tinggi.
Baca Juga: Mahasiswa UIN Bandung Beri Rapor Merah Ke Rektor Jelang Masa Purna Tugasnya
"Oleh karenanya dengan menciptakan bibit unggul SDM yang memiliki jiwa entrepreneur akan meminimalisir timbulnya potensi permasalahan sosial dimaksud karena semakin banyak wirausaha akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka kesempatan kerja yang lebih luas," ungkap Loto.
Acara Graduation Day ini juga menjadi ajang para tim yang telah dinyatakan lulus dalam program HoKi season 2 untuk menampilkan produk mereka melalui area showcase yang dimeriahkan oleh music performance dari group band D’Masiv yang menambah semarak dan semangat acara.
Berita Terkait
-
3 Kebiasaan Buruk Mahasiswa yang Membuat Kuliah Jadi Sia-sia
-
Mahasiswa SV IPB Sampaikan Pentingnya Konservasi Melalui Games Edukatif
-
Pegadaian Bantu Pelaku Usaha Disabilitas Kembangkan Usaha
-
Nekat Gadai Mas Kawin, Alumni Pesantren Al Hikmah 1 Benda Sukses Bisnis Baso Aci
-
3 Alasan Freelance Writer Bisa Jadi Pekerjaan yang Cocok untuk Mahasiswa
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni