Suara.com - Memperingati satu tahun, relawan Mak Ganjar memperkuat sektor dunia usaha bagi para perempuan dengan melakukan Pelatihan Menghias Nasi Tumpeng yang berkolaborasi dengan Komunitas Muslimahpreneur di Asrama Mahasiswa Ketapang, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar Kalimantan Barat, Siti Sayamah mengungkapkan upaya penguatan ekonomi melalui pemberdayaan perempuan sangatlah penting dilakukan, di antaranya dengan memaksimalkan potensi perempuan untuk menggerakan roda perekonomian khususnya di era saat ini.
"Tujuan kami adalah bagaimana perempuan khususnya ibu rumah tangga bisa membuka usaha, contoh yang bisa dilakukan adalah nasi tumpeng karena demandnya tinggi. Sekarang bagaimana menginovasikan hal tersebut menjadi sesuatu yang bisa mendatangkan pendapatan," kata Siti ditulis Jumat (26/5/2023).
Siti melihat peluang usaha pembuatan nasi tumpeng tersebut memiliki sangat besar di Pontianak. Sebab, menurutnya, masih minim sekali usaha rumahan berbasis catering nasi tumpeng di wilayah tersebut.
"Pontianak sendiri peluang usaha nasi tumpeng dari rumah sangat besar, karena memang pengusaha atau pun ibu-ibu yang membuka nasi tumpeng masih jarang sekali dan juga kan acara-acara skala besar maupun kecil banyak sekali di Pontianak," ujar Siti.
Untuk langkah awal, Mak Ganjar melakukan pelatihan produksi dan penyajian nasi tumpeng tersebut. Tujuannya, agar para ibu-ibu memahami bahan dasar yang dibutuhkan dalam membuat nasi tumpeng.
"Kami mengawali pelatihan ini dari proses pembuatannya terlebih dahulu supaya ibu-ibu paham mulai dari bahan baku sampai dengan penyajiannya. Kemudian, tindaklanjutnya adalah bagaimana hasilnya itu bisa dipasarkan secara luas dengan memanfaatkan platform digital misalnya," ungkapnya.
Perempuan memegang peran besar sebagai penopang ekonomi negara. Siti melanjutkan, peran signifikan perempuan salah satunya terlihat pada sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM). Sebab, dari 65,4 juta UMKM yang terdata di Indonesia, 64,5% di antaranya digerakkan oleh perempuan.
"Ini jadi sebuah tantangan bagi Mak Ganjar Kalbar untuk mempertahankan atau bahkan mendorong data tersebut. Dan tantangan tersebut yang kami coba lakukan dengan program-program yang dibuat Mak Ganjar selama ini. Kami akan terus mengawal agar perempuan bisa mandiri dan tidak selalu berganti pada suami," jelasnya.
Baca Juga: Femisida: Pembunuhan Perempuan Karena Gendernya
Kegiatan tersebut ditutup dengan potong nasi tumpeng dan menikmati hidangan bersama seluruh peserta dari kegiatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris
-
Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL
-
Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI
-
Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban
-
Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis
-
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare
-
Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi
-
Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat
-
Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM
-
Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market