Suara.com - Baru-baru ini, Emirates telah mendaratkan pesawat A380 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali dengan pilot yang menerbangkan pesawat A380 ke Indonesia ini adalah Kardibaldi Wardaja.
Lantas, banyak yang penasaran dengan sosoknya, termasuk informasi mengenai berapa gaji pilot Fly Emirates. Pekerjaan sebagai pilot Fly Emirates memang disebut-sebut sebagai salah satu profesi yang memiliki gaji terbesar di dunia. Hal ini tidak lain dilatarbelakangi oleh biaya sekolah dan sertifikasi yang sangat besar.
Diketahui, Kardibaldi Wardaja telah bekerja dengan Emirates selama kurang lebih 16 tahun lamanya. Penarasan, berapa gaji Kardibaldi Wardaja sebagai pilot Fly Emirates? Mari simak informasinya di bawah ini.
Dilansir dari berbagai sumber, pilot Emirates diketahui tidak hanya mendapatkan gaji pokok saja, namun juga berbagai tunjangan mewah seperti rumah dan apartemen. Bahkan libur dan cuti yang diberikan juga bisa lebih dari 12 kali dalam satu tahun.
Disebutkan dalam laman dubaiofw.com, gaji bulanan pilot Emirates dibedakan dari ranking dan pesawat yang diterbangkan. Kapten Emirates yang menerbangkan A380 dan B777 memiliki gaji pokok sebesar AED 42,695 atau sekitar Rp172 juta per bulan. Nominal itu belum ditambah dengan tunjangan sekitar AED 16,075 (Rp65 juta) setiap terbangnya. Sehingga total gaji yang bisa didapatkan bisa mencapai Rp230-an juta per bulan.
Sedangkan gaji untuk First Officer adalah sebesar Rp121 juta dengan tambahan tunjangan sekitar Rp50 juta. Sehingga total gaji yang didapatkan akan mencapai Rp170 juta. Kemudian, tunjangan lain yang didapatkan oleh pilot Emirates di antaranya adalah cuti sebanyak 42 hari dalam setahun (khusus kapten).
Kemudian tunjangan anak berupa asuransi pendidikan, tunjangan kesehatan dan gigi, hingga tunjangan asuransi nyawa dan diskon kartu platinum. Namun yang perlu diingat adalah gaji yang sangat besar ini sepadan dengan jam terbang yang bisa mencapai 3000 jam.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Bikin Melongo, Intip Berapa Gaji Pilot Maskapai Penerbangan di Indonesia
Berita Terkait
-
Besaran Gaji Pilot AirAsia Setelah Peluncuran Layanan Ojek Online
-
Berapa Gaji Pilot dan Pramugari Lion Air? Perhatikan Risiko dan Keuntungannya
-
Lulusan Penerbangan Merapat, Ini Gaji Pilot Luar Negeri dan Jenis Tunjangannya Hingga Ribuan Dolar
-
Gaji dan Tunjangan Pilot Luar Negeri, Jam Terbang Bisa Tentukan Jumlah Uang
-
Bikin Melongo, Intip Berapa Gaji Pilot Maskapai Penerbangan di Indonesia
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik