Suara.com - Emas Antam adalah salah satu perusahaan emas yang sangat populer di Indonesia, di mana Antam sendiri sudah didirikan sejak tahun 2005. Saat ini, merek ini sudah berhasil menjadi produk yang menarik perhatian masyarakat di Indonesia.
Dengan fokusnya untuk memasarkan produk Antam, hal itu mendapatkan pengakuan oleh London Bullion Market Association sebagai produk emas tepercaya, dan tentunya tidak terlepas dari kadar emas yang mencapai 99,99 persen.
Antam selalu menjadi incaran para konsumen karena ketersediaan barang yang memadai dengan harga yang kompetitif dengan pasaran, di mana ketersediaan emas ini dimulai dari LM 1 gram hingga LM 100 gram. Tentunya, setiap pembelian emas yang dilakukan juga menggunakan prosedur yang terstruktur dan juga aman, yang dilengkapi dengan sertifikat.
Sementara itu, emas UBS adalah emas batangan 24 karat yang sering dijumpai di pasaran. Emas UBS ini adalah emas yang diproduksi oleh perusahaan UBS atau kepanjangannya yaitu PT Untung Bersama Sejahtera.
Selain memproduksi emas batangan, perusahaan berlokasi di Jalan Kenjeran, Surabaya ini juga memproduksi jenis emas lainnya seperti perhiasan . Lain halnya dengan emas Antam di mana merupakan anak perusahaan BUMN dari PT Inalum (Persero), emas UBS berada di bawah naungan perusahaan swasta PT UBS yang telah ada sejak tahun 1981.
Perbedaan Emas Antam dan UBS
Meskipun sama-sama menjual emas batangan, UBS dan Antam memiliki beberapa perbedaan mencolok. Adapun perbedaan emas Antam dan emas UBS adalah sebagai berikut:
1. Sertifikat yang dikeluarkan oleh emas UBS untuk ukuran emas paling kecil di bawah 5 gram adalah berbentuk kertas, di mana ukuran emas dikemas secara terlaminasi sehingga menyerupai SIM card dengan pilihan tema karakter kartun menarik. Untuk emas Antam keluaran terbaru, sertifikatnya menyatu dengan kemasannya dan didukung beberapa standar keamanan seperti QR code guna memeriksa keasliannya. Emas Antam juga telah bersertifikat LBMA atau London Bullion Market Association, yang artinya emas Antam lebih bebas dijual di pasar, baik itu dalam negeri maupun mancanegara.
2. Emas Antam bisa dibeli secara langsung di kantor pusat Antam yang berada di Jakarta Selatan, kantor wilayah Antam terdekat, toko emas, maupun Pegadaian. Sedangkan emas UBS dijual di toko khusus dan biasanya UBS juga membuka stand di pusat perbelanjaan. Selain itu, sama halnya seperti emas Antam, emas UBS juga dapat dibeli melalui toko emas maupun penyedia jasa pembelian emas seperti Pegadaian.
Baca Juga: Harga Emas Antam Susut Rp3.000 Jadi Rp1,059 Juta/Gram
3. Selanjutnya, ukuran emas UBS adalah dimulai dari ukuran 0,1 gram, 0,5 gram, 1 gram, 5 gram, hingga 100 gram, sedangkan ukuran emas Antam memiliki lebih banyak ukuran yaitu mulai dari ukuran 0,5 gram, 1 gram, 2,5 gram, 5 gram, hingga paling berat 1 kilogram.
4. Ditinjau dari dimensi ukurannya, emas UBS lebih besar dan tipis dibandingkan emas Antam yang memiliki dimensi lebih kecil dan tebal. Namun, kadar emas keduanya tidak jauh berbeda yaitu sekitar 99,99 persen. Walaupun terdapat perbedaan dimensi dan berat keduanya sama jika beratnya ditimbang.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing
-
Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik
-
BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah
-
Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin
-
Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!
-
Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS
-
Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok
-
Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital
-
Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia
-
IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875