Suara.com - Sukarelawan Srikandi Ganjar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali melanjutkan kegiatan positif dan abermanfaat kepada masyarakat luas.
Teranyar, perempuan pendukung Ganjar itu berkolaborasi dengan Omah Dessert Jogja menggelar workshop atau pelatihan cara membuat kue Mille Crepes.
Adapun kegiatan itu dilaksanaka di Kedai Oak, Jalan Wahid Hasyim No.50, Ngropoh, Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kordinator Wilayah Srikandi Ganjar DIY, Herawati mengatakan pihaknya mengadakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan kepada perempuan milenial dalam membuat camilan.
Dia menuturkan, pembuatan kue ini bisa membantu mereka meningkatkan perekomian keluarga jika ditekuni. Sebab, pembuatan kue Mille Crepes ini tidak membutuhkan biaya yang besar.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ide kepada para peserta untuk membuka bisnis baru yang tidak memerlukan modal banyak, memberikan ide masakan, menambah hobi, dan tentunya memberikan kegiatan positif seperti memasak," ungkap Herawati ditulis Rabu (21/6/2023).
Milles crepes merupakan sajian kue yang terdiri dari tumpukan adonan crepe tipis dengan olesan berbagai varian rasa krim.
Menurut dia, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena mille crepes ini sangat terkenal di akhir-akhir ini.
Pelatihan pembuatan kue tersebut dikatakan tidak kalah seru dengan kegiatan sebelumnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Libur Idul Adha Tiga Hari Demi Dorong Ekonomi
"Kegiatan kali ini juga enggak kalah serunya dengan kegiatan lainnya," tutur dia.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan Herawati untuk memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo yang akan maju dalam Pilpres 2024 kepada para peserta.
Salah satu peserta pelatihan, Cristiani mengaku sangat senang bisa ikut dalam workshop tersebut.
"Ini sangat bermanfaat bagi kami para perempuan milenial. Dengan kegiatan ini kami bisa menerima pengetahuan baru dan bersilaturahmi," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026