Suara.com - Sukarelawan Mak Ganjar Sulawesi Selatan kembali melaksanakan pelatihan-pelatihan guna memberdayakan kaum ibu di Bumi Sriwijaya.
Sukarelawan ini menggelar pelatihan pembuatan martabak kentang untuk ibu-ibu di daerah Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumsel.
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Sumsel, Seftiana mengatakan, alasan dilakukannya pelatihan ini adalah karena adanya kebiasaan warga yang lebih memilih membeli makanan secara daring ketimbang membuatnya sendiri
"Sekarang kan segala sesuatu banyak yang instan, banyak yang beli makanan secara online tapi tidak tahu cara membuatnya. Jadi yang melatarbelakangi kegiatan kita adalah supaya jangan hanya tahu cara makannya, tapi juga bisa membuatnya di rumah," kata Seftiana ditulis Rabu (5/7/2023).
Pelatihan ini diikuti puluhan ibu-ibu dari berbagai daerah di Kota Palembang. Mereka nampak bersemangat mengikuti pelatihan yang diisi oleh salah seorang pelaku UMKM Martabak Kentang di Palembang.
Lewat pelatihan ini, Seftiana berharap agar para peserta bisa membuka usaha martabak kentang dan menambah penghasilan mereka, sekaligus memajukan sektor UMKM di Palembang.
"Ini juga bisa dialokasikan untuk menjadi UMKM dan menambah penghasilan. Jadi harapannya nanti jadi ada UMKM, ibu-ibu bisa lebih kreatif, bisa untuk dimakan tapi juga untuk diperjualbelikan," ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan pelatihan yang disebut Seftiana terinspirasi dari sosok Ganjar yang gemar memberdayakan kaum perempuan ini, akan terus berlanjut dan berkembang.
"Karena sudah ada pelatihan, kita ingin ada pengembangan. Bisa mereka mendirikan usaha-usaha, membuka toko, atau lebih diinovasikan martabaknya," sebut Seftiana.
Baca Juga: Dorong Perempuan Melek Ekonomi Digital, LWC Gelar Pameran Produk UMKM
"Dari cara pembuatan, kita juga nanti ada pelatihan cara pemasaran. Apalagi saat ini dengan adanya sistem pemasaran online," tambahnya.
Salah satu peserta, Sri Ruh Mulyati (55) mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Dia mengaku baru kali ini coba memasak martabak kentang.
"Semangat banget, yang enggak tahu jadi tahu. Selama ini kan martabak hanya ada yang manis dan telur. Sekarang di pelatihan ini isinya kentang," kata Sri.
Wanita yang sehari-harinya menjadi ibu rumah tangga tersebut mengaku jadi termotivasi untuk membuka usaha martabak kentang di daerahnya.
Dia juga berharap agar relawan Mak Ganjar Sumsel bisa membantunya untuk memulai usaha. Mulai dari bantuan modal hingga bantuan untuk memasarkan dagangannya secara daring.
"Mudah-mudahan kalau dipasarkan lebih maju lagi, karena ini murah meriah. Dengan adanya pelatihan ini, mudah-mudahan bisa berkembang, bisa buka usaha," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah