Suara.com - Pihak Secret Service sedang melakukan penyelidikan terkait bagaimana bubuk kokaina dapat masuk ke sayap barat Gedung Putih, yang menjadi perhatian utama. Juru bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre, mengungkapkan hal ini kepada wartawan pada Rabu (5/7/2023).
Dia menjelaskan bahwa saat kokaina ditemukan, Presiden Joe Biden dan keluarganya tidak berada di Gedung Putih pada akhir pekan tersebut.
Lokasi penemuan barang terlarang ini berada di area yang sering dilewati di sayap barat Gedung Putih, yang juga menjadi akses bagi pengunjung yang datang melalui area tersebut.
Jean-Pierre menegaskan bahwa pemerintah memiliki keyakinan bahwa Secret Service akan menyelesaikan masalah ini. Pengunjung yang berkunjung ke sayap barat Gedung Putih memiliki berbagai alasan, dan wisata sayap barat Gedung Putih disediakan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Pihak berwenang akan terus menyelidiki insiden ini untuk memastikan keamanan Gedung Putih dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Hingga kini, belum ada tanggapan yang diberikan Joe Biden sebagai Presiden AS terkait temuan tersebut.
Berita Terkait
-
Idenya Radikal, Pemerintahan Joe Biden Kepikiran Pasang "Sun Block" untuk Cegah Pemanasan Global
-
Joe Biden Sebut Xi Jinping Pemimpin Diktator, Begini Respons Perdana Menteri Selandia Baru
-
Presiden AS Joe Biden Lagi-lagi Buat China Marah, Sebut Xi Jinping Diktator
-
Heboh! Putri Ariani Diundang oleh Jokowi dan Tampil Memukau di Acara yang Digelar Joe Biden? Cek Fakta Selengkapnya!
-
CEK FAKTA: Putri Ariani dan Simon Cowell Diundang di Gedung Putih oleh Presiden AS Joe Biden, Benarkah?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026