Suara.com - Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) adalah sebuah lembaga pemerintah bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri yang berada di bawah Kementerian Perindustrian. PIDI 4.0 dibangun untuk membantu industri di Indonesia bertransformasi menuju industri 4.0.
PIDI 4.0 merupakan bagian dari salah satu program prioritas nasional, yakni Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2018. Melalui Making Indonesia 4.0, Indonesia berpotensi menjadi negara di 10 ekonomi teratas dunia pada tahun 2030.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, maka PIDI 4.0 dibangun dengan visi “menjadi solusi satu atap dalam pengadopsian industri 4.0 di Indonesia dan menjadi jendela Indonesia 4.0 untuk dunia.”
PIDI 4.0 dapat dikunjungi oleh masyarakat dan terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelaku industri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat umum. Dibukanya PIDI 4.0 untuk masyarakat bertujuan agar masyarakat bisa mengenal teknologi industri 4.0, sehingga bisa lebih siap dalam menghadapi era 4.0.
“Tantangan ke depan tidak hanya cukup dengan menghasilkan SDM yang kompeten saja, namun SDM yang sudah tidak gagap dengan transformasi teknologi 4.0. PIDI 4.0 dapat menjadi jembatan untuk mengakselerasi transformasi tersebut,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian ditulis Kamis (6/7/2023).
Gedung PIDI 4.0 yang berlokasi di Jl. Raya Kebayoran Lama No.41, Kebon Jeruk, Jakarta Barat tersebut dibuka pada hari kerja (Senin-Jumat) pukul 09.00 - 16.00 WIB. Sebelum melakukan kunjungan, calon pengunjung diharapkan untuk menghubungi kanal resmi PIDI 4.0, baik melalui telepon maupun e-mail.
PIDI 4.0 memiliki showcase center yang menunjukkan miniatur penerapan teknologi 4.0 pada industri. PIDI 4.0 tleah bekerja sama dengan Toyota Indonesia dalam menyediakan showcase miniatur pabrik otomotif, dari order customization, design, produksi, hingga monitoring.
PIDI 4.0 juga bekerja sama dengan Indolakto dalam prototype UHT dan ice cream machine. Proses pembuatan susu UHT dan es krim memanfaatkan teknologi industri 4.0 sehingga lebih efektif dan efisien.
PIDI 4.0 mendapatkan respon yang positif dari kalangan industri hingga akademisi. "PIDI 4.0 menurut saya merupakan sebuah wadah yang sangat strategis bagi para pelaku industri 4.0 dalam belajar, melihat implementasi teknologi terbaru," ungkap Fadli Hamsani, General Manager Industrial IoT Telkomsel.
Baca Juga: Sukses Besarkan Industri Digital Kreatif di Usia Muda, Rafif Adhikara: Kuasai Lebih dari Satu Skill
Hal senada disampaikan oleh Dr.-Ing.Paryanto, akademi dan konsultan dari Universitas Diponegoro.
"PIDI 4.0 sebagai one stop solution bagi berbagai stakeholder dalam menciptakan ekosistem yang kuat dan berkelanjutan untuk mewujudkan aspirasi Making Indonesia 4.0," ujarnya.
Selain mengunjungi showcase center yang berlokasi di lantai dasar PIDI 4.0, pengunjung juga bisa melihat Command Center & Control Room di lantai 2, industry 4.0 laboratorium di lantai 3, test bed facilities di lantai 4, coworking space di lantai 8, dan fasilitas lainnya yang tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen