Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali mendukung pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Senior Tahun 2023 yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat (Jabar). Kejuaraan yang berlangsung pada tanggal 18 sampai dengan 23 Juli 2023 ini menghadirkan lifter nasional yang mewakili daerahnya masing-masing.
Para atlet nasional yang ikut Kejurnas Angkat Besi Senior Tahun 2023 ini antara lain Eko Yuli Irawan (Jawa Timur), Rizky Juniansyah (Banten), Rahmat Erwin Abdullah (Sulsel), Riko Saputra (Papua), Muhammad Zul Ilmi (Aceh), dibagian putra.
Di bagian putri, Windy Cantika Aisyah (Jabar), Natasha Beteyob (Papua), Restu Anggi (Kalbar), serta Nurul Akmal (Aceh). Total ada sekitar 315 peserta yang terdiri 169 atlet angkat besi dari 22 provinsi yang tergabung dalam Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI).
Direktur SDM Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan mengucapkan rasa terima kasih kepada PB PABSI karena memberikan kesempatan kepada Pupuk Indonesia Grup untuk mendukung Kejurnas Angkat Besi Senior Tahun 2023.
“Semoga dukungan kami ini dapat memberikan hasil yang maksimal dengan melahirkan talenta muda yang memiliki jiwa pemenang dari berbagai provinsi di Indonesia. Sehingga regenerasi atlet atau lifter angkat besi di Indonesia berjalan dengan baik, dan dukungan ini juga menjadi bentuk kontribusi Pupuk Indonesia pada negara,” demikian ungkap Tina ditulis Rabu (19/7/2023).
Pupuk Indonesia bersama tiga anak perusahaan, yaitu PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mulai memberikan dukungan kepada PB PABSI dalam rangka pengembangan dan pembinaan atlet angkat besi sudah dimulai pada tahun 2022.
Dukungan Pupuk Indonesia Grup ini berbuah manis karena berhasil melahirkan lifter berbakat yang berhasil meraih medali perunggu di ajang Sea Games Kamboja 2023, mereka adalah Luluk Tri Wijayana dan Muhammad Husni.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PABSI, Djoko Pramono berharap Kejurnas Angkat Besi Senior Tahun 2023 dapat melahirkan atlet baru yang nantinya bisa mewakili Indonesia pada kejuaraan internasional. Dia mengungkapkan bahwa dukungan yang diberikan Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya sangat berkontribusi besar pada proses regenerasi lifter nasional.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Pupuk Indonesia dan ketiga anak perusahaannya karena telah mendukung Kejurnas Angkat Besi Junior dan Senior Tahun 2023. Dengan support dari Pupuk Indonesia kami bisa lebih banyak lagi menggali potensi atlet yang belum terasah,” kata Djoko.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Niaga Capai Kinerja Positif di Tahun 2022
Lebih lanjut Djoko mengatakan bahwa Kejurnas Angkat Besi baik junior dan senior yang didukung Pupuk Indonesia Grup tahun ini juga menjadi upaya persiapan para lifter berkompetisi di Olimpiade Paris pada tahun 2024, dan beberapa kejuaraan di dalam negeri seperti PON Aceh.
Ketua Panitia Penyelenggara Kejurnas Angkat Besi Senior Tahun 2023, Hadi Wihardja memastikan kejuaraan kali ini sangat istimewa. Pasalnya, para lifter daerah mampu merasakan atmosfer pertandingan yang cukup ketat bersaing dengan para lifter Pelatnas yang menjadi andalan Tim Angkat Besi Indonesia di tingkat internasional.
"Mereka mampu menjajal kemampuan para lifter Pelatnas dan bersaing ketat untuk menjadi juara. Dengan begitu, diharapkan melahirkan lifter-lifter senior dari berbagai daerah yang kelak akan menjadi andalan Tim Angkat Besi Indonesia di percaturan internasional,” kata Hadi.
Kejurnas Angkat Besi Senior Tahun 2023 akan mempertandingkan beberapa kelas yang akan diikuti oleh lifter putra dan putri. Adapun kelas-kelas yang akan dipertandingkan di bagian putra, yaitu kelas 45 kg, kelas 55 kg, kelas 61kg, kelas 67 kg, kelas 73 kg, kelas 81 kg, kelas 89 kg, kelas 96 kg, kelas 102 kg, kelas 108 kg, serta +190 kg.
Sedangkan di bagian putri, kelas 49 kg, kelas 55 kg, kelas 59 kg, kelas 64 kg, kelas 71 kg, kelas 76 kg, kelas 81 kg, kelas 87 kg, serta +87 kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru