Suara.com - Artis Lulu Tobing kini menjadi sorotan setelah diketahui selama ini menjalani hidup dengan prinsip slow living. Website Slow Living Idn menyebutkan slow living merupakan pola pikir di mana seorang menyusun gaya hidup yang lebih bermakna dan sadar yang sejalan dengan apa yang paling berharga dalam hidup.
Namun, di balik itu semua kekayaan suami Lulu Tobing, Bani Maulana Mulia dengan kepemilikan saham PT Samudera Indonesia (SMDR) ikut mendukung sang istri tak terlalu berambisi pada pekerjaannya.
Bani Maulana Mulia selama ini dikenal dengan sosok yang tajir. Pada 2021 lalu, dia sempat digugat cerai oleh Lulu namun perpisahan batal terjadi. Saat itu, media massa ramai memberitakan bahwa selama proses cerai Bani akan tetap menafkahi Lulu dengan jumlah yang fantastis yakni Rp50 juta per bulan.
Bani Mulia memang dikenal sebagai sosok yang kaya raya. Dia merupakan cucu dari taipan tanah air, Soedarpo Sastrosatomo yang mendirikan PT Samudera Indonesia, Tbk pada 1964.
Kini Bani tercatat sebagai pewaris kekayaan sekaligus menjadi direktur di perusahaan yang bergerak di bidang perkapalan dan pengelolaan terminal tersebut. Bani juga memiliki 39,79 juta lot saham di perusahaan tersebut. Dengan harga Rp372 per lot saham pada Rabu (19/7/2023) hari ini, kekayaan Bani dari sektor ini mencapai Rp14 triliun.
Baru-baru ini, Bani juga tercatat memborong lagi 252.000 saham di perusahaannya. Hal ini diduga berkaitan erat dengan jadwal pembagian dividen atau laba tahunan 2022 pada 31 Juli 2023.
Tak heran, banyak warga Twitter, para kaum proletar rata-rata yang iri dengan kehidupan Lulu Tobing. Gaya hidup slow living namun tetap tajir itu dikomentari oleh akun @RyuDeka. "Lulu Tobing adalah wakil dari kami para penganut indahnya ‘Slow Living’ yang tidak punya ambisi berlebih dalam hidup," ujar dia dalam Twitter miliknya.
Lewat sebuah video, dia mengunggah percakapan Lulu Tobing dengan Melaney Ricardo. "Gue gak ada kerjaan ya gue nikmatin kerjaan gue yang sekarang ini. Gue gak jadi sirik sama orang yang dipuja puja. Gue benar benar hidup gue slow banget, gue gak kompetitif , gue gak ambisius, gue slow, slow banget," ujar Lulu Tobing.
Dengan slow living, itu berarti melakukan segalanya dengan kecepatan yang tepat. Alih-alih berusaha melakukan sesuatu dengan lebih cepat, gerakan lambat berfokus pada melakukan sesuatu dengan lebih baik. Seringkali, itu berarti memperlambat, melakukan lebih sedikit, dan memprioritaskan menghabiskan jumlah waktu yang tepat untuk hal-hal yang paling penting bagi kamu.
Baca Juga: Setop Merokok Setelah 10 Tahun, Begini Trik Lulu Tobing
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Profil Lulu Tobing yang Lagi Viral karena Jalani Slow Living, Pernah Jadi Bagian Keluarga Cendana
-
Apa Itu Slow Living? Gaya Hidup yang Kini Dijalani Lulu Tobing
-
Menolak Tua! Berikut 9 Artis Yang Tetap Awet Muda Meski Usianya di Atas 40 tahun
-
Diminta Balikan dengan Ari Wibowo, Lulu Tobing Ngakak: Elu Pada Gila Apa?
-
Setop Merokok Setelah 10 Tahun, Begini Trik Lulu Tobing
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana