Suara.com - Pada zaman modern seperti saat ini, banyak perubahan yang terjadi di segala lini kehidupan, tak terkecuali di bidang jurnalistik. Perkembangan kemajuan platform media pun ikut bergeser ke era digitalisasi.
Hal tersebut yang kemudian menginspirasi Ganjar Milenial Center (GMC) untuk mengadakan pelatihan jurnalistik bertemakan "Mencetak citizen jurnalizem yang siap menghadapi era media 5.0" di Caffe Sudut Kota, Jalan Pekunden Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Koordinator Wilayah (Korwil) GMC Jawa Tengah Aris Lukmana Putra mengatakan acara ini digelar untuk memberikan wawasan dalam menghadapi era digitalisasi, yang mana informasi menjadi cepat dan mudah beredar di media massa.
"Tentunya kita membaca dari kondisi hari ini era digitalisasi yang makin hari perkembangannya makin pesat, kami anggap perlu mengadakan pelatihan seperti ini," ujar Aris ditulis Sabtu (22/7/2023).
Aris menjelaskan siapa pun bisa menyampaikan informasi dengan bebas dan gamblang, maka dari itu perlu dibekali pengetahuan kepada para milenial bagaimana cara membedakan berita yang hoaks dan bukan.
Sehingga nantinya dapat menciptakan insan-insan muda yang tidak gampang terprovokasi dengan informasi yang berseliweran di media sosial (medsos).
"Untuk mencetak citizen-citizen jurnalisme yang cerdas untuk ke depan. Harapan kami dengan acara ini bagaimana teman-teman bisa menyaring mana berita baik dan tidak baik, mana berita yang benar dan tidak benar," kata Aris.
Adapun pemateri dalam pelatihan tersebut yaitu Suprawy selaku jurnalis media online. Dalam pemaparannya, Suprawy juga menyampaikan materi tentang dasar-dasar jurnalistik, apa itu 5W 1H, serta bagaimana memilih caption yang padat, jelas, dan singkat namun dikemas semenarik mungkin.
Senada dengan Aris, Ketua Penyelenggara acara Anggi Aguslana juga menyebutkan bahwa pelatihan itu bertujuan untuk mengedukasi mana berita yang bersifat faktual (berdasarkan fakta) dan mana yang tergolong opini.
Baca Juga: Selamat! Ini Dia Juara Lomba Karya Jurnalistik IJTI-Pegadaian 2023
"Kegiatan ini cukup lancar dan sangat menarik bahwasanya kami sebagai milenial ingin ikut membangun bangsa (lewat pelatihan)," kata Anggi.
"Harapan kami tentunya saat kita menerima informasi bisa memvalidasi informasi tersebut, dan tentunya ingin memberikan (edukasi) berita yang faktual," lanjut dia.
Sementara itu, salah seorang peserta bernama Vanessa Moya (21) mengaku sangat senang bisa ikut pelatihan. Apalagi mahasiswa semester akhir itu memang memiliki impian untuk dapat berkecimpung di dunia jurnalis.
"Kalau menurut saya sebagai mahasiswa yang tertarik pada dunia jurnalis, saya sangat senang dengan kegiatan ini. Dan berharap juga ke depannya kegiatan ini akan terus-menerus diadakan. Karna saya juga berkeinginan untuk terjun ke dalam dunia jurnalis sebagai wartawan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh