Suara.com - PT Pertamina EP Rantau Field, bagian dari Zona 1 PT Pertamina Hulu Rokan, memperoleh Penghargaan Best and Inspiring CSR pada E2S Proving League 2023 melalui Program Rumah Kreatif Tamiang.
Program tersebut mengungguli 26 program lain yang diusung peserta dari berbagai perusahaan di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengikuti Proving League 2023 yang digelar Energy And Mining Editor Society (E2S) pada Sabtu-Minggu, 22-23 Juli 2023.
Risna Resnawaty, Ketua Dewan Juri Proving League 2023, mengatakan program yang yang dipresentasikan 27 peserta Proving League 2023 secara umum sudah baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat ataupun pada penerima manfaat.
“Ada beberapa cacatan bagi para peserta, dewan juri menyampaikan salah satunya adalah sikap kehati-hatian dan juga pertimbangan yang perlu diambil perusahaan apabila ingin mengaitkan program CSR dengan konsep desa wisata,” ungkap Risna dalam acara Pengumuman Pemenang Proving League 2023 dan Sharing Session bertema "Maximizing PROPER Achievements for Increasing ESG Ratings" yang digelar E2S secara virtual, ditulis Senin (31/7/2023).
Selain Risna yang merupakan pakar CSR dari Universitas Padjajaran Bandung, dua juri Proving League lainnya adalah DR Komaidi Notonegoro, pengamat ekonomi energi yang juga Direktur Eksekutif Reforminer Institute dan Lili Hermawan, Wakil Pemimpin Redaksi Dunia Energi.
Dewan Juri juga mencatat beberapa peserta belum menyajikan presentasi yang komprehensif, misalnya belum menampilkan sustainability compass, foto-foto yang relevan, atau publikasi media yang terkait dengan program CSR-nya. Demikian juga dengan skill dari penyaji, atau penyajian mitra binaan (local hero), masih perlu ditingkatkan. Misalnya local hero hanya fokus pada memuji bantuan.
“Dewan juri berharap local hero lebih fokus pada proses pelaksanaan CSR, yang memperlihatkan bagaimana perubahan yang terjadi, before dan after, serta bagaimana program bisa berdampak luas bagi masyarakat, terutama meyakinkan pihak lain bahwa masyarakat bisa mampu dan mandiri jika program CSR telah masuk tahap exit,” ungkap Risna.
General Manager Zona 1 Pertamina Hulu Rokan Muzwir Wiratama mengatakan program dari Rantau Field memang benar-benar memberikan sentuhan hati yang terdalam bagi semua.
“Kita bisa melihat masyarajat difabel menjadi mandiri. Ini mengubah stigma negatif masyarakat terhadap difabel ,” kata Muzwir.
Baca Juga: Cerita Arryan Naufal, Anak Sopir Truk Penerima Beasiswa Prestasi PHR
Selain itu, kata dia, Rantau Field mengintegrasikan program tersebut dengan program pengurangan pencemaran air dan tanah, hingga membangun perekonomian difavel.
“Kami di PHR Zona 1 Field Rantau akan terus berkomitmen pada program zona difable berlandaskan pada edukasi, social entrepreneurship, eco lestari di wilayah operasi kami. Kita sebagai manusia harus terus melakukan kebaikan untuk manusia lain maupun untuk lingkungan,” kata Muzwir.
Selain menyabet penghargaan Best and Inspiring CSR, Program Rumah Kreatif Tamiang Rantau Field juga meraih Penghargaan Platinum Kategori Dampak Sosial Proving League 2023. E2S Proving League 2023 yang mengusung tema Promoting Collective Imagination for Susstainable Conscius Business Practises, memberikan penghargaan Platinum, Gold dan Silver untuk sembilan kategori kepada 27 peserta.
Selain Kategori Platinum serta Best and Inspiring CSR melalui Field Rantau, PHR juga meraih Gold melalui Prabumulih Field melalui Program Mbak Dewi Shuji untuk Dampak Ekonomi dan Limau Field dengan Program Anggrek Dewata untuk kategori Dampak Sosial.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang
-
Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran
-
Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya