Suara.com - Sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar terus memperkuat dukungan dari nelayan dan istrinya dengan menggelar deklarasi di Dusun Majingklak, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Deklarasi dukungan yang diikuti ratusan istri nelayan dan pelaut ini diperkuat dengan adanya program yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para nelayan di Kabupaten Pangandaran.
Koordinator Wanita Nelayan Sadulur Ganjar Dusun Majingklak Eni Maryani mengatakan, selain memperkuat jaringan bagi pendukung Ganjar Pranowo, pihaknya hadir dengan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak sosial, ekonomi, dan budaya. Misalnya, pelatihan membuat bakso ikan marlin
"Hari ini ada kegiatan deklarasi untuk Ganjar Pranowo, pembuatan bakso ikan, dan pemberian rumah produksi," ungkapnya ditulis Kamis (24/8/2023).
Eni mengatakan pihaknya melihat potensi pengolahan bakso ikan marlin yang bisa digarap oleh para istri nelayan di dusun tersebut untuk bisa memberikan penghasilan kepada para istri nelayan.
Untuk mendukung pengolahan bakso ikan ini, Wanita Nelayan Ganjar juga memberikan bantuan rumah produksi di Dusun Majingklak.
"Untuk meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu nelayan dan meningkatkan ekonomi keluarga. Untuk kesejahteraan warga Dusun Majingklak," tuturnya.
Menurut Eni, program bantuan pembangunan rumah produksi bakso ikan marlin di dusun ini disertai dengan rebranding kemasan dan pemberian alat-alat produksi.
Dengan begitu, para istri nelayan di Pangandaran mampu memperluas pasar. Selain itu, mereka akan dibantu modal dasar untuk produksi Bakso Ikan Marlin Majingklak.
Baca Juga: Dampak Cuaca Buruk, Harga Ikan di Batam Naik
Eni berharap dengan adanya program ini, para istri nelayan dan masyarakat di Dusun Majingklak Pangandaran bisa terbantu secara ekonomi serta lebih mengenal sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang sangat memperhatikan rakyat kecil.
Sukarelawan Wanita Nelayan Ganjar bersama ratusan istri nelayan di Dusun Majingklak juga berkomitmen mendukung dan mendoakan Ganjar Pranowo bisa menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.
Sementara itu, Turiyati sebagai peserta deklarasi dan pelatihan mengatakan dirinya menjatuhkan pilihan kepada bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP itu. Sebab, pria berambut putih tersebut sangat memperhatikan kesejahteraan para nelayan di Jawa Tengah.
"Yang pasti saya sangat mendukung Pak Ganjar karena orangnya ramah, familier. Saya juga tahu Pak Ganjar sangat mendukung kegiatan ibu-ibu nelayan dan bapak-bapak nelayan," ucapnya.
Perempuan berusia 52 tahun ini berharap Ganjar Pranowo bisa meneruskan program kesejahteraan bagi para nelayan ketika nanti menjadi presiden Indonesia pada 2024.
"Itu sangat bagus menurut saya. Kami semua sangat suka. Makanya, saya sangat mendukung Pak Ganjar," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati