Suara.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI ikut andil mensukseskan penyelenggaraan FIBA World Cup 2023 di Jakarta melalui pembangunan venue pertandingan di Indonesia Arena.
Pertandingan FIBA World Cup 2023 telah dimulai di Indonesia Arena pada Jumat, 25 Agustus 2023. Indonesia merupakan salah satu tuan rumah Piala Dunia Basket 2023 bersama Filipina dan Jepang untuk menyelenggarakan babak penyisihan dua grup.
Indonesia Arena merupakan stadion indoor multifungsi terbesar di Indonesia yang berada di atas lahan seluas 3 hektar dengan kapasitas lebih dari 16 ribu penonton.
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi M mengatakan, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi perseroan. Sebab, pihaknya bisa ikut mengharumkan nama Indonesia di kancah global.
"Kami pastinya turut bangga karena ikut andil di balik layar keberhasilan penyelenggaraan event kelas dunia dan telah memberikan karya yang terbaik melalui pembangunan Indonesia Arena," ungkap Entus dalam keterangannya ditulis Selasa (29/8/2023).
Stadion indoor ini dibangun dalam waktu hanya 18 bulan dengan nilai kontrak sejumlah Rp 640 miliar.
Pembangunan dalam waktu relatif singkat ini karena ADHI telah memaksimalkan pemanfaatan teknologi konstruksi Building Information Modeling (BIM) untuk memastikan seluruh tahap pembangunan dengan metode konstruksi yang tepat dengan ketepatan biaya, ketepatan waktu pekerjaan, hingga ketepatan desain sesuai yang direncanakan.
Inovasi lain yang ada di stadion ini berupa adanya beberapa fasilitas yang belum pernah ada di stadion lain di Indonesia.
Fasilitas ini antara lain, portable wooden flooring, telescopic tribune, hingga jumbotron. Seluruh fasilitas telah memperoleh sertifikasi Fédération Internationale de Basketball (FIBA) atau Federasi Bola Basket Internasional.
Baca Juga: Adhi Karya Tuntaskan Pembangunan Megaproyek LRT Jabodebek
Selain basket, bangunan ini juga dirancang dan dibangun untuk berbagai kegiatan seni dan olahraga. Seperti bulutangkis, voli, tenis, hingga konser musik, dan seminar.
Sekadar informasi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memiliki kode ticker saham ADHI, merupakan salah satu BUMN yang utamanya bergerak di bidang konstruksi.
ADHI merupakan BUMN KOnstruksi pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Maret 2004. Sejak saat itu 49 persen saham ADHI dimiliki oleh masyarakat luas.
Selain bisnis konstruksi, ADHI memiliki empat bisnis lain: energi, properti, industri dan investasi. Sejalan dengan hal ini, ADHI menciptakan tagline Beyond Construction yang menegaskan, bahwa ADHI tidak hanya memberikan jasa konstruksi, tetapi juga jasa lain yang manfaatnya dapat dirasakan secara terus menerus.
ADHI juga berpartisipasi dalam progam Proyek Strategis Nasional (PSN). Salah satunya adalah Light Rail Transit (LRT) Terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015 beserta Perubahannya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026