Lebih lanjut Arsjad menjelaskan, ASEAN-BAC di bawah kepemimpinan Indonesia juga memperkenalkan pentingnya memasukkan nilai-nilai ke dalam pertumbuhan ekonomi, yang dirangkum dalam prinsip 5P, yaitu perdamaian, kemakmuran, manusia, planet dan kemitraan, sebagai kerangka pembangunan yang inklusif.
"Saat kita berada di ambang KTT Bisnis & Investasi ASEAN, saya dipenuhi dengan optimisme dan antusiasme terhadap diskusi yang dinamis, pertukaran wawasan, dan kolaborasi inovatif yang akan terjadi dalam dua hari ke depan," ujar Arsjad.
Dia memaparkan, ASEAN-BAC telah mengumpulkan beberapa pemikir terbesar dalam bisnis dan politik di seluruh Asia Tenggara dan sekitarnya, dengan satu tujuan yang sama untuk membentuk jalan menuju pembangunan berkelanjutan di ASEAN yang tidak meninggalkan siapa pun.
Dia juga menyambut beberapa pemimpin negara yang akan hadir dalam KTT ASEAN untuk memberikan wawasan mereka mengenai masa depan ASEAN, sekaligus menjadi bukti kekuatan persatuan, kerja sama, dan visi strategis Asia Tenggara.
"Bersama-sama, kita akan menghadapi tantangan, mengkapitalisasi berbagai peluang, dan menciptakan warisan yang akan membentuk lanskap ekonomi ASEAN untuk generasi mendatang. Saya mengundang anda untuk berpartisipasi secara aktif, terlibat sepenuh hati, dan memanfaatkan pertemuan ini secara maksimal," tutur Arsjad.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang