Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, berkolaborasi dengan Agustina Wilujeng Pramestuti Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Wakil Ketua Komisi X), hadir dalam acara 'Netas' Nemuin Komunitas.
Kegiatan berlangsung di Warso (Waroeng Ndeso), Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Sandiaga Uno berinteraksi dengan 55 komunitas yang beragam, mulai dari UMKM, pelaku fashion, dan banyak lainnya. Adapun yang membuat acara ini semakin spektakuler adalah pemberian beasiswa wirausaha, yang tak hanya memotivasi, tetapi juga menandai semangat kebangkitan ekonomi di kalangan peserta.
Kebangkitan ekonomi untuk para komunitas adalah salah satu prioritas yang penting dalam memajukan perekonomian suatu daerah.
Antusiasme peserta yang hadir, yang sebagian besar adalah emak-emak menandakan semangat yang luar biasa di kalangan pelaku ekonomi kreatif.
Namun, tantangan-tantangan seperti pemasaran, desain kemasan, biaya pengiriman, promosi, dan peningkatan pemanfaatan teknologi masih menjadi batu loncatan yang perlu diatasi bersama.
Sandiaga Uno, dalam momen ini menekankan pentingnya peran pemerintah yang bekerja sama dengan komunitas dan pemerintah daerah, dalam membantu para komunitas atau UMKM untuk menghadapi tantangan ini.
"Kita melihat antusiasme para UMKM yang di dominasi oleh emak-emak, ini menunjukan semangat dari UMKM ekonomi kreatif bangkit," ujar Sandiaga, ditulis Minggu (17/9/2023).
"Ini membutuhkan peran lebih dari pemerintah, salah satunya ada masalah pemasaran, kemasan, ongkos kirim, dan promosi, maupun peningkatan aplikasi. Semua akan kita tindak lanjuti bersama," lanjut Sandiaga.
Baca Juga: Regulasi Jual Beli Online Diklaim Pro UMKM, Tiktok Tidak Boleh Jualan
Di samping itu, Sandiaga Uno juga menyampaikan harapannya bahwa Komisi X bisa menangkap aspirasi dan menuangkannya dalam bentuk pengawasan dan alokasi anggaran di masa depan.
"Ini bagian dari tugas kita, sesuai arahan Pak Presiden Jokowi untuk berada di tengah-tengah masyarakat dan menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru pada tahun 2024," kata Sandiaga.
Adapun hadiah beasiswa wirausaha kepada peserta, beasiswa ini dapat membantu UMKM untuk mengembangkan usaha mereka, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta menciptakan lapangan kerja baru di daerah tersebut.
Ini merupakan contoh nyata dari upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi UMKM, yang pada gilirannya akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di Sragen.
"Terima kasih kepada Bu Agustina yang ikut bersama-sama memfasilitasi. Wirausaha kita ini ingin meningkatkan kompetensinya, mereka ingin mengikuti pelatihan dan kita menyediakan beasiswa agar mereka meningkatkan ilmu pengetahuan di era digitalisasi. Mudah-mudahan pemenang beasiswa bisa ditingkatkan sehingga bisa naik kelas dan berdaya saing," ungkap Sandiaga.
Dalam upaya mencapai target 4,4 juta lapangan kerja baru pada tahun 2024, Sandiaga Uno mengarahkan para wirausaha untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara