Suara.com - Startup Teknologi iklim di Negara ASEAN melakukan kolaborasi untuk membangun dan mendukung kolaborasi dalam ekosistem teknologi iklim ASEAN. Salah satu kolaborasi yang dilakukan para startup di ASEAN yaitu kolaborasi antara ECO-S Climate Tech Hub dengan Innovate 360 dan Sunway iLabs.
Founder ECO-S, Cynthia Handriani Wijaya mengatakan, kolaborasi dengan Innovate 360 dan Sunway iLabs untuk meraih tujuan bersama dalam mendukung dan membuka lebih banyak kesempatan untuk start-up dan pemangku kepentingan teknologi iklim lokal dan ASEAN.
Para pihak setuju untuk menjadi jembatan untuk menghubungkan start-up teknologi iklim di negara dan komunitas masing-masing, memperluas pendanaan dan peluang bisnis, menjalankan program peningkatan kapasitas bersama, dan untuk bertukar keahlian dan saran industri yang berkaitan dengan industri teknologi iklim.
"Diperkirakan bahwa emisi gas rumah kaca terkait energi kawasan ASEAN akan meningkat sebesar 34-147% antara tahun 2017 dan 2040," ujarnya yang dikutip, Jumat (22/9/2023).
Adapun, ECO-S atau Eco Selaras adalah coworking dan office space seluas 2.200 meter persegi yang menampung pusat teknologi iklim dan terletak di CBD Sudirman. Pusat teknologi iklim ECO-S dimiliki oleh Daya Selaras Group dan dijalankan bersama mitra Ecoxyztem Venture Builder dengan tujuan untuk menyediakan ruang bagi perusahaan teknologi iklim untuk mengerjakan inovasi dan mendorong lebih banyak aktivasi dan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan di industri tersebut.
Tempat ini dapat mendukung hingga 300 pengusaha dan pendukung aksi iklim dengan fasilitas kantor pribadi, meja khusus, ruang pertemuan, balkon luar ruangan, dan ruang acara.
"Teknologi iklim mempunyai peran penting dalam menjembatani inovasi dan keberlanjutan dan merupakan salah satu pendorong utama untuk mengatasi masalah terkait perubahan iklim," imbuh Chynthia.
Sementera, Innovate 360 merupakan akselerator pangan pertama Singapura dengan fasilitas dan pemodal ventura, yang diakui sebagai mitra teknologi oleh Kemitraan Kebijakan Korporasi Ekonomi Asia Pasifik (APEC) tentang Keamanan Pangan.
Kemudian, Sunway iLabs berdiri dengan bertujuan untuk mendorong kewirausahaan dan mendorong inovasi yang digerakkan oleh pasar untuk membantu wirausaha menjadi lebih kompetitif dalam lingkungan yang berubah dengan cepat ini.
Baca Juga: Kunjungi Pabrikan Pesawat di Seattle, INACA dan Boeing Rencanakan Skema Bisnis Baru
"Mengakui jalur yang sulit dalam mengkomersialkan dan meningkatkan teknologi baru, perlu ada kolaborasi antara swasta, sektor publik dan komunitas internasional untuk mendukung dan menjembatani gerakan ini," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah